Lamongan (beritajatim.com) – Sebanyak 76 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lamongan telah gencar melakukan latihan. Mereka latihan guna persiapan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia (RI).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lamongan Erwin Sulistya Pambudi mengatakan bahwa latihan ini telah dimulai sejak tanggal 25 Juli lalu.
Latihan ini tidak hanya seputar baris-berbaris. Namun juga tentang kedisiplinan, rasa solidaritas, dan penguatan jiwa nasionalisme.
“Latihan untuk Calon Paskibraka sudah dimulai dan intensif dilaksanakan seminggu 6 kali. Tujuan kegiatan pelatihan Capaska memiliki tujuan utama yakni keberhasilan saat pengibaran bendera nanti,” tutur Erwin, Senin (31/7/2023).
Erwin menjelaskan, ke-76 Calon Paskibraka itu merupakan hasil dari serangkaian seleksi yang diselenggarakan sejak bulan Februari lalu.

Seleksi itu, sambung Erwin, meliputi seleksi parade, seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelejensia Umum (TIU), seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB), seleksi Kesamaptaan dan seleksi kepribadian.
“Sebenarnya kita ada 2 jalur, yakni seleksi jalur undangan dan pemilihan langsung. Kalau jalur undangan kita sebar ke seluruh sekolah. Sesangkan kalau jalur pemilihan langsung itu berlaku bagi sekolah-sekolah dalam kota,” terang Erwin.
“Proses seleksi itu dilakukan oleh para pelatih dari anggota Kodim 0812, Polres, Sub Kogartap 0812, Satpol PP, dan PPI Kabupaten Lamongan, yang terjun langsung,” tambahnya.
BACA JUGA:
Kecelakaan Truk di Lamongan, Kedua Kaki Sopir Patah
Lebih lanjut, Erwin juga mengungkapkan bahwa Calon Paskibraka Kabupaten Lamongan di tahun ini memiliki formasi yang lengkap, mulai pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45.
“Total pasukan memang ada 78, namun 2 di antaranya merupakan Calon Paskibraka tingkat Provinsi. Sedangkan 6 lainnya merupakan cadangan. Untuk tim intinya sendiri terdiri dari 41 putri dan 35 putra,” jelasnya. [riq/but]






