Lamongan (beritajatim.com) – Sebanyak 97.771 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Lamongan diketahui mendapat bantuan pangan berupa beras 10 kg dari Bapanas (Badan Pangan Nasional).
Bantuan itu diserahkan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan. Bantuan itu diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya mengingat cuaca di Lamongan sangat terdampak iklim el nino, di mana musim kemarau lebih panjang dibandingkan musim penghujan.
Hal itu seperti yang diharapkan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi usai menyerahkan bantuan secara simbolis kepada KPM, di Balai Desa Sumberjo dan Desa Warukulon Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.
Bupati Yuhronur menegaskan, bantuan pangan tahap kedua dari Bapanas ini juga sebagai upaya untuk mempertahankan ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan.
“Saya kesini untuk memastikan secara langsung bahwa bantuan ini diterima dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat. Beberapa hari ini tidak hanya di Indonesia, perubahan cuaca juga terjadi di seluruh dunia sehingga BMKG bersama BBWS melakukan modifikasi cuaca agar terjadi hujan di Lamongan dan sekitarnya sehingga waduk-waduk terisi air,” kata Yuhronur, ditulis Kamis (6/6/2024).
Kemudian, Bupati Yuhronur menuturkan, sebagai lumbung pangan nomor satu di Jawa Timur, Kabupaten Lamongan juga terus melakukan berbagai upaya sehingga petani tetap bisa panen. Salah satunya dengan memberikan bantuan pompanisasi dan pipanisasi bagi masyarakat.
Selain menyalurkan bantuan, sambung Yuhronur, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga menghadirkan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan dan pemberian obat gratis kepada masyarakat.
“Beberapa waktu lalu kami memberikan bantuan pompa kepada masyarakat di Kecamatan Modo untuk mempercepat proses panen,” tandasnya.
Dalam kesempatan sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lamongan M. Wahyudi menyebutkan bahwa ada sebanyak 97.771 KPM di Kabupaten Lamongan dan 3.841 di antaranya berasal dari Kecamatan Pucuk.
“Kegiatan pemberian bantuan pangan berupa beras 10 kg dari Bapanas ini merupakan tahap kedua untuk 97.771 KPM yang menerima manfaat. Di Kecamatan Pucuk sendiri total penerima ada 3.841 KPM yang di antaranya berasal dari Desa Sumberejo yang berjumlah 276 penerima, serta di Desa Warukulon ada 566 penerima,” sebutnya. [riq/but]






