Lumajang (beritajatim.com) – Insiden orang tertemper kereta api Sritanjung 279 jurusan Yogyakarta-Ketapang terjadi di sekitar petak jalan Ranuyoso-Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (2/1/2026) sore.
Korban diketahui merupakan seorang pria lanjut usia (Lansia) bernama M (70) warga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang yang saat itu sedang berjalan di perlintasan kereta api.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, peristiwa orang tertemper kereta api ini terjadi sekitar pukul 16.14 WIB.
Kecelakaan terjadi tepat di sekitar sinyal masuk Stasiun Klakah/Lumajang di kilometer 134+5/6 yang saat itu dilewati kereta Sritanjung.
“Petugas kami menerima informasi kecelakaan pada pukul 16.14 WIB seorang lansia tertemper kereta api Sritanjung,” terang Cahyo, Jumat (2/1/2026).
Menurutnya, kejadian ini menyebabkan KA 279 Sritanjung sempat mengalami berhenti luar biasa (BLB) selama kurang lebih 6 menit.
Meski begitu, setelah dilakukan pemeriksaan lokomotif dan rangkaian kereta semuanya dinyatakan aman untuk kembali melanjutkan perjalanan.
Sedangkan, kondisi korban sementara ini diketahui mengalami luka berat setelah tertemper kereta.
“Untuk korban sudah dilarikan ke Puskesmas Klakah agar mendapat penanganan medis segera,” tambah Cahyo.
Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang Ipda Dendy Cucu Ardiana menjelaskan, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) masih berlangsung.
Sehingga, belum diketahui pasti dampak yang disebabkan atas peristiwa orang tertemper kereta api tersebut.
“Kejadiannya di Klakah, petugas masih menuju TKP, jadi masih menunggu laporan,” ungkap Dendy. (has/ted)






