Sampang (beritajatim.com) – Warga di Dusun Batekek, Desa Pelanggaran Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, melakukan gotong royong membangun jalan desa yang menjadi akses utama penghubung antar wilayah. Jalan raya tersebut terakhir dilakukan perbaikan sekitar tahun 2002. Sehingga, kondisinya semakin rusak parah dan tidak sedikit warga yang mengalami kecelakaan.
Sekertaris Camat (Sekcam) Kecamatan Banyuates Lilis listiawati membenarkan adanya perbaikan jalan secara gotong royong oleh warga setempat.
“Para warga memang nekat memperbaiki jalan tersebut secara mandiri, karena kondisi kerusakannya sangat memprihatinkan,” terangnya, Senin (1/8/2022).
Lilis juga mengatakan bahwa anggaran perbaikan tersebut bersumber dari swadaya hasil sumbangan dari beberapa warga.
“Jalan yang rusak itu sebenarnya penghubung antara Kecamatan Banyuates dan Tambelangan. Sehingga sangat dibutuhkan untuk akses segala bidang termasuk perputaran perekonomian,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sampang”]
Masih kata Lilis, era Bupati Fadilah Budiono pernah dilakukan perbaikan dan sampai sekarang belum pernah disentuh oleh anggaran pemerintah.
“Semoga upaya warga dan kegiatan gotong royong ini bisa bermanfaat bagi warga dan secepatnya ditindaklanjuti oleh anggaran pemerintah,” tandasnya.
Sekadar diketahui, perbaikan jalan raya secara swadaya ini tidak hanya di Desa Pelanggaran Timur saja. Sejumlah jalan poros lainya juga pernah dilakukan perbaikan secara gotong royong bersumber dari dana sumbangan warga semisal akses jalan Batulenger, Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Sampang. [sar/but]






