Malang (beritajatim.com) – Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang mendatangkan Profesor Ullrich Ludwig Guenther, ahli Psikologi lintas budaya asal Jerman.
Profesor Ullrich Ludwig dihadirkan dalam acara kuliah tamu bertema ‘Economic-Societal Development, Business Psychology and Cross/Cultural management’ yang bertempat di Aula Rektorat Lantai 5.
Pada acara pembukaan Rektor UIN Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA mengajak mahasiswa agar hadir memanfaatkan momen tersebut. Prof. Ullrich Ludwig Guenther akan berada di Indonesia selama satu bulan, untuk itu sangat rugi sekali dalam rangka penelitian terkait budaya.
“Kalau tidak dimanfaatkan sayang sekali. Hasil tulisannya pun simple dan hal itu sudah dapat memberikan kebermanfaatan luas berkaitan dengan informasi kebudayaan saat ini. Contohlah beliau yang suka melakukan penelitian, yang penting ditulis lalu dipublikasikan,” kata Rektor UIN pada Selasa (21/3/2023).
Ditambahkannya bahwa tema stadium general yang dibahas oleh Fakultas Psikologi sangat cocok dengan fenomena yang terjadi saat ini. Pembahasan terkait psikologi tidak ada habisnya dan selalu ada karena akan berhubungan dengan perilaku manusia.

“Tema hari ini menurut saya sangat cocok sekali soal Economic-Societal Development, Business Psychology and Cross/Cultural management. Itu berhubungan dengan perilaku manusia dalam bisnis,” sambung Rektor.
Dia mengajak para mahasiswa agar melakukan penelitian dari lingkungan di sekitar. Penelitian di UIN Malang bisa dilakukan secara individu atau berkolaborasi dengan dosen.
“Untuk itu, mulailah belajar meneliti dengan sederhana, bisa kolaborasi dengan dosennya ataupun melakukan penelitian individu. Kita (UIN Malang) siap untuk membiayainya,” tegas pria kelahiran Bojonegoro itu.
Baca Juga:
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/uin-malang-gelar-workshop-pembelajaran-daring-bahasa-arab/
Prof Zain, sapaannya, mencontohkan fenomena menjamurnya café di sekitar kampus UIN Malang. Cafe tersebut begitu ramai dikunjungi mahasiswa sampai larut malam. Menurut penelitian akan hal itu menarik karena akan memberi informasi terkait peran cafe pada perkembangan pendidikan di Malang.
“Seberapa pengaruh keberadaan café tersebut terhadap perkembangan pendidikan bagi para mahasiswa. Coba itu diteliti apakah mereka di café itu belajar atau sekedar nongkrong saja,” ajaknya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Prof. Dr Ullrich Ludwig Guenther. Profesor yang kini sudah mencapai usia 75 tahun itu tampak energik menyampaikan materi kebudayaan kepada ratusan mahasiswa Fakultas Psikologi. (dan/ted)






