Magetan (beritajatim.com) – Talud rumah sepanjang 14 meter dengan tinggi sekitar 5 meter di Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ambles pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa yang terjadi usai hujan deras tersebut menyebabkan satu orang terluka dan satu rumah warga tertimbun material.
Peristiwa bermula ketika hujan deras mengguyur wilayah Desa Jabung sejak siang hari. Saat kondisi tanah masih basah, pemilik rumah Arif Kurniawan (53) diketahui sedang memperbaiki pondasi talud di samping rumahnya.
Namun secara tiba-tiba talud yang berada di samping rumah tersebut ambles dan runtuh. Arif yang berada di dekat lokasi tidak sempat menyelamatkan diri sehingga ikut terbawa material talud yang longsor.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera melakukan evakuasi terhadap korban. Arif kemudian dilarikan ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk mendapatkan penanganan medis karena mengalami luka di bagian pelipis mata, kepala, dan mulut.
Material talud yang runtuh tidak hanya menimpa area sekitar rumah pemiliknya, tetapi juga meluncur ke bawah dan menghantam rumah milik Kardiman (31) yang berada tepat di bawah lokasi talud. Sebagian dinding serta atap rumah mengalami kerusakan akibat tertimbun material.
Saat kejadian, istri Kardiman, Nurul (28), sedang berada di dalam kamar. Ia mengaku mendengar suara gemuruh sebelum kaca jendela kamar tiba-tiba pecah diterjang material longsoran.
“Saya di kamar sedang berdandan mau bekerja. Tiba-tiba dengar suara gemuruh, saya kira genteng. Begitu lihat jendela, material dari atas sudah menjebol kaca, saya langsung lari. Pemilik rumah ikut terbawa material dan sekarang dibawa ke rumah sakit,” ujar Nurul.
Sementara itu, Kardiman mengatakan kejadian tersebut berlangsung tidak lama setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat.
“Setelah hujan deras, talud dari atas ambles. Pemilik talud ikut terbawa material. Setelah dievakuasi langsung dibawa ke rumah sakit,” kata Kardiman.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Petugas BPBD Kabupaten Magetan bersama warga setempat dijadwalkan melakukan pembersihan material talud yang menimbun rumah warga pada Minggu (8/3/2026) pagi. [fiq/kun]






