Nganjuk (beritajatim.com) – Dusun Krondong di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur menjadi lokasi penyaluran hewan kurban Lembaga Manajemen Infak (LMI). Dihuni 50 kepala keluarga (KK), dusun terpencil ini ada di tengah hutan.
Sebagai bagian dari Desa Bajang, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, dusun ini memiliki akses jalan yang terbilang masih sangat buruk dibandingkan desa di sekitarnya.
Agus Hariono, Manajer LMI Madiun-Nganjuk, menyampaikan bahwa pada tahun ini LMI menyalurkan tiga ekor domba untuk disembelih di Dusun Krondong.
“Penyaluran ini nanti akan dikawal oleh tim dari kami yang beranggotakan 2 orang dari Juleha atau juru sembelih halal dan 6 orang dari tim LMI yang datang langsung dari Surabaya,” jelasnya.

Acara penyembelihan hewan kurban dimulai setelah tim sampai di Dusun Krondong pada pukul 11.00 WIB. Setelah proses serah terima dengan Kepala Dusun Krondong, dilanjutkan dengan penyembelihan tiga ekor domba yang telah dibawa.
Kemudian dilanjutkan dengan pembagian daging kurban pada warga dan ditutup dengan kegiatan ramah tamah dengan warga desa.
Supri, Kepala Dusun Krondong, menyampaikan bahwa akses jalan merupakan satu-satunya permasalahan utama yang menjadi perhatian warga.
“Dengan akses yang sedemikian rupa, kami sangat kesulitan untuk terhubung dengan dusun sebelah yang harus ditempuh melalui jalan makadam terjal. Mulai dari pendidikan hingga pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari kami sangat teramat kesulitan,” ujarnya.
“Tahun lalu LMI sudah memberikan 3 ekor kambing untuk disembelih dan tahun ini juga LMI memberikan lagi 3 ekor domba untuk warga Dusun Krondong. Harapan saya pasti, semoga hubungan baik ini terus terjalin sehingga tiap tahunnya LMI bisa melaksanakan kurban di dusun ini,” tambahnya. [nm/beq]






