Lamongan (beritajatim.com) – Upaya pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di kawasan Taman Mahoni, Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, akhirnya membuahkan hasil.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Muhammad Hamzaid, menyampaikan bahwa korban berhasil ditemukan oleh tim gabungan, sekitar pukul 17.20 WIB.
“Alhamdulillah, tim gabungan berhasil menemukan korban anak MN (13) yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mandi di Sungai Bengawan Solo pada Selasa kemarin,” kata Hamzaid, Rabu (4/2/2026).
Hamzaid menjelaskan, jenazah korban ditemukan di sekitar pintu air Babat Barage, berjarak kurang lebih 300 meter dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya jenazah dievakuasi oleh tim dan telah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak beraktivitas di sungai tanpa pengawasan demi mencegah kejadian serupa.
Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa itu terjadi ketika. korban berinisial MN berenang bersama temannya di Bengawan Solo, tepatnya di Babakan Taman Mahoni Desa Kendal. Saat berada di tengah sungai, korban diduga mengalami kelelahan dan sempat teriak meminta pertolongan.
Teriakan korban sempat didengar oleh seorang penjual es di sekitar lokasi. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan bantuan. Seorang anak berinisial R (14) berhasil diselamatkan oleh warga. Namun MN hilang, dan baru ditemukan pada hari kedua pencarian. (fak/ian)






