Surabaya (beritajatim.com) – Polisi menemukan korban lain dari hacker Palembang yang membobol rekening Puskesmas Kali Kedinding, Surabaya. Petugas juga masih terus mendalami total kerugian dari sejumlah korban yang terjebak dengan modus phising itu.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Arief Rizky Wicaksana mengatakan bahwa ada korban dari daerah lain di luar Surabaya yang juga merugi akibat modus phising yang dilakukan hacker Palembang.
“Kalau kasus puskesmas Kali Kedinding kemarin yang dibobol adalah dana BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) di rekening puskesmas,” ujar Arief, Selasa (29/08/2023).
Ketiga hacker Palembang itu adalah berinisial AA, WW dan SU. Saat ditangkap di Palembang, mereka sama sekali tidak melawan. Mereka hanya bisa pasrah ketika diterbangkan untuk diperiksa di Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, polisi menangkap pembobol rekening puskesmas Kali Kedinding Surabaya di Palembang. Dalam melakukan aksinya, pelaku yang berjumlah 3 orang itu melakukan pembobolan dana di rekening puskesmas Kali Kedinding menggunakan modus Phising. Aksi itu telah dilaporkan pada Mei 2023 lalu.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arif Rizky Wicaksana mengatakan dalam laporan yang masuk, pemegang rekening mengaku tidak melakukan transaksi apapun. Namun saat hendak melakukan cetak buku tabungan, ada transaksi senilai puluhan juta rupiah yang menyebabkan uang puskesmas hilang.
BACA JUGA:
Polisi Tangkap Hacker Palembang Bobol Rekening Puskesmas Kali Kedinding Surabaya
“Sudah kami amankan, detailnya nanti ya sekarang masih penyelidikan,” ujar Arief Wicaksana, Senin (28/08/2023).
Menurut Arief setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi berhasil melacak lewat tim IT pelaku pembobolan rekening itu. Petugas lantas melakukan pengejaran hingga 3 pelaku diamankan di Palembang. [ang/but]






