Bondowoso (beritajatim.com) – Konsulat Jenderal Australia di Surabaya melalui Direct Aid Program (DAP) mendukung pelaksanaan operasi katarak, pemeriksaan mata, dan pembagian kacamata gratis untuk masyarakat Bondowoso.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia 2024. Acara yang digelar dari tanggal 8 hingga 10 Oktober 2024 di Klinik NU Traktakan dan RSUD Dr. Koesnadi Bondowoso ini menargetkan sebanyak 2.000 pasien untuk pemeriksaan mata dan 200 pasien untuk operasi katarak.
Dalam sambutannya, Konsul Jenderal Australia di Surabaya, Glen Askew, menyatakan kebanggaannya dapat mendukung kegiatan sosial yang sangat bermanfaat ini.
“Kami berharap program ini bisa terus berlangsung secara rutin dan memberikan manfaat besar, khususnya dalam menjaga kesehatan mata masyarakat setempat,” ujar Glen Askew.
Ia juga menambahkan sangat berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Bondowoso, sehingga program ini berjalan dengan lancar.
“Tahun ini istimewa karena Australia dan Indonesia merayakan 75 tahun hubungan diplomatik. Semoga kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara kedua negara.”kata Glen Askew.
Program bantuan ini merupakan bagian dari Direct Aid Program, yaitu program bantuan langsung dari Pemerintah Australia yang mendukung proyek pembangunan berkelanjutan di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Keberhasilan program operasi katarak, pemeriksaan mata, dan pemberian kacamata gratis ini berkat kerjasama antara Konsulat Jenderal Australia, Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Yayasan John Fawcett Indonesia, LSM LP2SM Bondowoso, Klinik NU Traktakan, RSUD Dr. Koesnadi Bondowoso, serta berbagai yayasan dan kelompok masyarakat lainnya yang terlibat dalam acara ini.
Dengan adanya kolaborasi lintas pihak ini, diharapkan kualitas kesehatan mata masyarakat Bondowoso dapat meningkat secara signifikan, serta menjadikan kegiatan ini sebagai langkah awal untuk kegiatan-kegiatan serupa di masa depan. (ted)






