Surabaya (beritajatim.com) – Ketua KONI Kota Surabaya, Arderio Hukom, menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan potensi atlet agar Kota Pahlawan menjadi lumbung medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Strategi utama yang dijalankan adalah kunjungan langsung ke berbagai cabang olahraga (cabor) guna memperkuat pembinaan atlet.
Sejak sebelum terpilih hingga saat ini, Arderio Hukom tercatat telah menyambangi 52 cabor secara langsung. Ini merupakan bentuk tanggung jawab KONI untuk memastikan seluruh potensi medali dapat digali dan dimaksimalkan.
Agenda turun ke lapangan ini sejalan dengan arahan tegas Wali Kota Surabaya. Tujuannya adalah memastikan setiap cabor mendapat perhatian, sekaligus memiliki ruang terbuka untuk menyampaikan masukan dan kendala yang dihadapi di lapangan.
“Memang target kami adalah sowan silaturahmi ke semua cabor, sesuai perintah Pak Wali. Jadi kami turun langsung untuk melihat kondisi pembinaan, mendengar masukan, sekaligus memahami kebutuhan di lapangan,” jelas Arderio Hukom, Senin (1/12/2025).
Salah satu cabor yang menjadi fokus kunjungan terbaru adalah Petanque. Dari dialog yang dilakukan dengan pengurus dan pelatih, Arderio mendapatkan banyak informasi terkait nomor-nomor Petanque yang akan dipertandingkan di Porprov mendatang.
Peninjauan ini membuka optimisme baru mengenai potensi medali tambahan bagi Surabaya. Cabor Petanque sendiri sebelumnya telah menyumbang 13 medali, bahkan atlet asal Surabaya berhasil meraih dua medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) terakhir.
“Banyak pencerahan yang kami dapat. Ternyata Petanque punya banyak nomor yang akan turun di Porprov. Ini menjadi potensi sumber medali untuk mencapai, bahkan melampaui target sesuai arahan Pak Wali,” ujarnya.
Dengan banyaknya atlet Surabaya yang tampil pada babak final turnamen saat kunjungan tersebut, Petanque diprediksi bakal menjadi salah satu lumbung medali andalan untuk Porprov 2027.
Arderio Hukom menegaskan bahwa kunjungannya ke puluhan cabor adalah bentuk tanggung jawab KONI Surabaya dalam menjalankan fungsi pembinaan secara struktural. Hal ini bukan sekadar kunjungan simpatik sesaat. [way/beq]






