Bojonegoro (beritajatim.com) – Satu persatu pelayat yang datang ke rumah duka jamaah umrah asal Kabupaten Bojonegoro yang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan di Wadi Qudeid atau Madinah-Mecca Road, Kamis (20/3/2025) pukul 13.30 waktu setempat atau pukul 17.30 WIB mulai berdatangan.
Jamaah umrah yang meninggal itu yakni Anggota DPRD Bojonegoro Eny Soedarwati. Rumah duka politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berada di Desa Sobontoro Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Rumah duka sejak pagi mulai banyak pelayat yang datang.
Termasuk, istri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Cantika Wahono dan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah. Keduanya mengucapkan duka mendalam dan memberikan suport kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Mbak Eny Soedarwati, saudara kami, sahabat kami, beliau adalah orang baik, InsyaAllah Khusnul Khotimah,” ujar Cantika Wahono, Jumat (21/3/2025).
Senada, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah atas nama Pemkab Bojonegoro menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian Eny Soedarwati. Bagi Nurul, sosok Eny Soedarwati merupakan pribadi yang sederhana, humble dan baik dengan semua orang.
“Beliau ini orangnya humble, sederhana dan dengan semua orang itu baik tidak mau menyusahkan, mandiri dan kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” ujar Nurul.
Selain itu, pagi tadi sebelum bekerja, kata Nurul, pihaknya telah menggelar doa bersama untuk almarhumah dan juga para korban lainnya. “Tadi pagi seluruh karyawan karyawati Pemkab Bojonegoro melaksanakan doa bersama untuk beliau,” tambahnya.
Sementara itu, hingga saat ini para pelayat dari berbagai kalangan terus berdatangan ke rumah duka. Tampak pula sejumlah karangan bunga dari berbagai instansi dan rekan sejawat almarhumah juga banyak terpasang di depan rumah almarhumah. [lus/ian]







