Sumenep (beritajatim.com) – Belasan anak muda yang tergabung dalam ‘Komunitas Sahabat Alam’, bersih-bersih sampah terutama sampah popok bayi di bantaran sungai bawah Jembatan Desa Billapora Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep.
“Sudah seminggu ini, kami bersama anak-anak muda yang peduli lingkungan, bersih-bersih sungai dari sampah popok. Sudah belasan karung sampah yang kami angkat dari dasar sungai Jembatan Billapora Barat,” kata koordinator Komunitas Sahabat Alam, Hakiki, Sabtu (31/08/2024).
Jembatan Billapora Barat merupakan jembatan yang menghungkan dusun daja songai dengan laok songai Desa Billapora barat. Di sungai di bawah jembatan tersebut, kerap menjadi tempat pembuangan popok.
“Pembuangan popok itu pasti mencemari air sungai. Nah berangkat dari kepedulian kami terhadap lingkungan, maka kami berinisiatif untuk bersih-bersih sungai, agar aliran air sungai tidak tercemar,” ujarnya.
Pria yang tinggal di Desa Lenteng Barat ini berharap agar warga tidak lagi membuang sampah ke sungai. Dengan begitu, diharapkan air sungai tidak tercemar sampah. “Apalagi masih banyak masyarakat disini yang memanfaatkan sungai sebagai tempat mandi dan mencuci pakaian. Makanya kami berharap kita bisa bersama-sama menjaga kebersihan sungai,” ucapnya.
Ia menambahkan, setelah sampah terutama popok diangkat dari dasar sungai dan dimasukkan ke dalam karung, nantinya akan diangkut oleh truk sampah untuk diproses di tempat pembuangan akhir.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup yang sanggup menyediakan armada untuk mengangkut sampah-sampah dari dalam sungai ini,” tukasnya. (tem/ian)






