Blitar (beritajatim.com) – Partai Gerindra, Golkar, PAN serta Demokrat sepakat untuk menjalin koalisi. Keempat Parpol tersebut sepakat mendirikan Koalisi Blitar Maju. Koalisi ini disiapkan sebagai poros ketiga untuk memberi opsi kepada masyarakat selain PDIP dan PKB.
Selain membentuk tim pemenangan tiap RT, 3 nama Calon Wali Kota Blitar pun telah disiapkan oleh Koalisi Blitar Maju (KIB). Ketiga nama yang disiapkan tersebut adalah Heri Romadhon, Yohan Tri Waluyo serta Moch Hardi Husodo atau yang akrab disebut Dodok.
“Ini kita terus rapat rapat lagi dan konsolidasi untuk menentukan nama-nama yang akan kita ajukan sebagai AG 1 dan AG 2 nya, atas dasar kesepakatan bersama dari koalisi sehingga nanti akan kita usung menjadi Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar,” ucap Tan Ngi Hing, Sekretaris DPC Gerindra Kota Blitar, Kamis (6/6/2024).
Nama pertama yang disiapkan sebagai calon Wali Kota Blitar adalah Heri Romadhon. Ketua DPD PAN Kota Blitar tersebut disiapkan oleh Koalisi Blitar Maju sebagai opsi Calon Wali Kota Blitar.
Adapula nama Yohan Tri Waluyo yang juga dijagokan sebagai Calon Wali Kota Blitar. Ketua Komisi 2 DPRD Kota Blitar tersebut juga disiapkan sebagai salah satu opsi sebagai Cawali Blitar dari KIB.
Nama terakhir yang telah ikut pembahasaan soal calon wali kota adalah Moch Hardi Husodo atau yang akrab disebut Dodok. Politisi Golkar tersebut juga tengah diperbincangkan sebagai calon wali kota usulan dari KIB.
“Untuk calon Wakil Wali Kotanya adalah Elim Tyu Samba itu dari Gerindra,” tegasnya.
Koalisi Blitar Maju sendiri diinisiasi oleh 4 partai politik yang ada di DPRD Kota Blitar yakni PAN, Gerindra, Golkar serta Demokrat. Koalisi ini pun bersiap untuk menjadi poros ketiga di Pilwali Kota Blitar mendatang.
Seiring berjalannya waktu, koalisi ini buka hanya didukung oleh 4 partai parlemen, namun ada 8 Parpol Non Parlemen yang ikut bergabung dalam gerbong ini. Total sekarang ada 12 Parpol yang tergabung dalam Koalisi Blitar Maju (KIB).
“Cukup gemuk kita memberikan pilihan dan opsi kepada masyarakat dan pilihan mana yang terbaik untuk membangun Kota Blitar 5 tahun ke depan,” pungkasnya. [owi/aje]






