Sidoarjo (beritajatim.com) – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo yang tergabung dalam tim Kuliah Kerja Nyata Pencerahan (KKN-P) kelompok 66 melakukan sosialisasi dan penyuluhan pola hidup sehat dengan tema “Edukasi Kesehatan Lingkungan dalam Mencegah Terjadinya DBD dengan Pemilahan Sampah”. KKN-P berlangsung mulai 5 Februari 2022 sampai 6 Maret 2022.
Kegiatan tersebut melibatkan siswa kelas 5 dan 6 dari salah satu insititusi pendidikan yang ada di desa yaitu SD Negri 1 Sekarjoho. Sosialisasi dilakukan dengan pemaparan dua materi utama, yakni pencegahan demam berdarah dan pemilahan sampah. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk mengenalkan dan memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai bahaya demam berdarah, cara pencegahan, serta bagaimana cara menanggulanginya.
Sebelum memulai program penyuluhan dan sosialisasi di sekolah, tim KKN-P 66 Umsida melakukan koordinasi dengan desa terkait dengan pengadaan tempat sampah yang akan digunakan pada saat sosialisasi. Dalam pelaksanaannya, tim KKN-P 66 Umsida memberikan 6 tempat sampah yang terdiri dari sampah organik (biru) dan sampah anorganik (kuning). Tempat sampah tersebut nantinya akan diletakkan di teras-teras kelas.

Untuk kegiatan selanjutnya, tim KKN-P 66 Umsida melakukan kegiatan sosialisasi melalui pemaparan dua materi utama. Materi yang pertama adalah mengenai pencegahan demam berdarah (DB) yang disampaikan oleh Zuyina Salsabila. Materi yang disampaikan oleh mahasiswi meliputi pengenalan DB, cara pencegahan DB, bahaya DB, dan cara penanggulangannya apabila terpapar DB. Penyakit demam berdarah (DB) disebabkan oleh nyamuk dengan nama latin Aedes Agypti.
“Salah satu cara untuk mencegah terjadinya perkembangbiakan nyamuk Aedes Agypti adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memilah sampah. Untuk itu, tim KKN-P 66 Umsida menyiapkan materi kedua yang disampaikan oleh mahasiswi Sinta Yanwar Rosah. Materi yang diberikan adalah mengenai bagaimana cara membedakan sampah organik dan anorganik,” kata Zuyina.
[berita-terkait number=”4″ tag=”umsida”]
Untuk menguji pemahaman siswa akan pemilahan sampah, tim KKN-P 66 Umsida mengajak siswa untuk melakukan games edukasi dengan menggunakan media sampah. Siswa diminta untuk membentuk kelompok yang terdiri dari 4 anggota dan satu ketua. Setiap ketua kelompok diminta untuk mengambil sampah secara acak. Kemudian, dengan mata tertutup ketua akan berusaha untuk memasukkan sampah yang telah diambil ke dalam tempat sampah yang sesuai dengan diarahkan oleh anggota yang lain.
Kegiatan puncak KKN ini akan ditutup dengan Pementasan Wayang Sarip dalam pementasan wayang dolanan tersebut akan disisipkan pesan budaya sehat bagi generasi desa Sekarjoho, yaitu tanggal 3 Maret 2022 di Balai Desa Sekarjoho. [but]







