Lamongan (beritajatim.com) – Di usia belasan, ketika anak-anak lain masih bersandar pada pelukan orangtua, Tulus Prastyo sudah belajar hidup sendiri. Remaja asal Kelurahan Sidoharjo, Lamongan, ini tak lagi punya ayah sejak kecil. Ibunya pun menyusul, saat Tulus baru duduk di bangku kelas 2 SMP.
Hidup Tulus berubah menjadi perjuangan sunyi. Ia nyaris menyerah pada keadaan, apalagi setelah satu-satunya sandaran yang tersisa — sang nenek — berpulang juga. “Saya tinggal sendiri. Baru beberapa hari kemarin, 100 harinya nenek,” ucapnya lirih, Senin (14/7/2025).
Tulus memutuskan berhenti sekolah setelah SMP. Bukan karena malas. Tapi karena tak ingin membebani sang nenek yang hidup pas-pasan. Sehari-hari, Tulus mengamen di jalanan, demi sesuap nasi dan sekeping uang saku.
Namun takdir seolah menyisakan seberkas cahaya di ujung terjal perjalanan hidupnya. Hadirnya Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto, membuka kembali pintu yang hampir tertutup baginya.
Lewat bujukan dan pendampingan seorang petugas PKH bernama Laili Chodariyanti, Tulus berani bermimpi lagi. Ia kembali memanggul tas sekolah — kali ini, dengan harapan baru di Sekolah Rakyat Lamongan, Kecamatan Brondong.
“Saya mau sekolah di sini karena gratis. Ada asramanya juga, jadi saya bisa lebih fokus belajar,” kata Tulus, saat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (14/7/2025).
Bagi Laili, membujuk Tulus tak sulit. Ia melihat ada api kecil yang masih menyala dalam diri anak itu — api yang butuh dipantik, bukan dipadamkan.
“Saya ajak dia bicara, saya bilang kalau mau ubah hidup, ayo keluar dari lingkungan itu. Alhamdulillah, dia mau. Saya siap jadi walinya. Waktu dia pamitan, tetangganya juga mendukung,” tutur Laili.
Kini, Tulus memang tinggal sendiri. Tapi tidak benar-benar sendiri. Ada Laili, ada Sekolah Rakyat, ada mimpi yang mulai tumbuh dalam dirinya.
Di balik luka kehilangan yang berlapis, Tulus menemukan rumah baru di tempat belajar yang memberinya kesempatan kedua — dan harapan yang pertama. [fak/suf]






