Jember (beritajatim.com) – Antrean sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mulai normal, Rabu (30/7/2025). Tidak terlihat antrean panjang.
Demikian hasil pantauan Ketua DPRD Jember Ahmad Halim yang berkeliling ke sejumlah SPBU, antara lain di Jalan Ahmad Yani, Jalan Gajah Mada, Jalan Brawihaya Mangli, SPBU dekat Terminal Tawangalun, SPBU Bangsalsari, SPBU Sabtuan, dan SPBU Tegalbesar.
“Ternyata tidak ada antrean sejak pukul 13.00 sampai saat ini di delapan SPBU yang saya pantau. Pertamina telah bekerja keras untuk menambah alokasi BBM di Jember,” kata Halim.
Menurut Halim, pasokan BBM ke Jember dibantu depo Surabaya, Malang, dan terminal BBM wilayah Jawa Tengah dan DIY yaitu Semarang, Maos, Rewulu serta Boyolali. “Insyaallah, targetnya malam ini stok di 41 SPBU, termasuk SPBU nelayan, terpenuhi semua, sehingga besok malam normal,” katanya.
Halim mengatakan, situasi persediaan BBM di Jember sudah ditargetkan normal dalam waktu dua hari. “Masih ada sedikit antrean di salah satu SPBU, mungkin karena warga tidak tahu jika SPBU terdekat lainnya sudah ada stok,” katanya.
Sementara itu, Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, mengatakan, ada penambahan mobil tangki dari sebelumnya 86 mobil tangki menjadi 93 unit dengan tambahan dua unit dari Semarang, satu unit dari Maos, tiga unit dari Rewulu, dan satu unit dari Boyolali.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengapresiasi upaya-upaya percepatan pengiriman BBM untuk Jember oleh Pertamina. “Masyarakat kami imbau sekali lagi untuk tidak panic buying, beli sesuai kebutuhan sehingga upaya normalisasi dapat segera terealisasi,” katanya. [wir]






