Probolinggo (beritajatim.com) – Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) Kabupaten Probolinggo, Hasanuddin yang juga sebagai kepala Desa Penambangan Kecamatan Pajarakan, tutup usia, Kamis (3/11/2022).
Hasanuddin dinyatakan meninggal dunia usai menjalani perawatan medis akibat penyakit yang di deritanya di RS Graha Sehat Kraksaan.
Kabar duka itu pun dibenarkan oleh Sunan Bukhari, seorang rekan almarhum semasa hidup, yang mengatakan kalau pada Rabu (2/11/2022) malam seusai mengikuti acara Kunjungan Kerja (Kunker) ke Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur, dirinya sempat membuat janji dengan almarhum untuk ngopi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”meninggal”]
“Tadi malam sebenarnya janjian ngopi dengan Almarhum. Namun saya kebetulan berhalangan dan tidak bisa datang. Hingga barusan dengar kabar duka itu,” ujar Bukhari.
Lebih lanjut, Bukhari yang juga sebagai mantan kepala desa Dringu itu mengatakan, almarhum Hasanudin merupakan sosok yang baik dan tegas. “Semasa hidupnya, beliau begitu disegani. Bukan karena apa, tapi karena kebijakan dan ketegasannya. Sehingga beliau dapat dipercaya untuk menjabat baik sebagai kepala desa, maupun jabatan prestisius lainnya,” jelasnya.
Maka dari itu, ia pun mengaku sangat kehilangan sosok Hasanudin. Karena selain menjadikannya sebagai sahabat, tetapi Hasanuddin juga merupakam seorang mentor bagi Bukhari utamanya saat belajar soal hukum dan kebijakan lainnya. “Tentu saja sangat kehilangan sosok hebat sekaligus mentor sebaik beliau. Semoga segala amal ibadahnya bisa diterima dan diberikan tempat terbaik disisi Allah SWT,” ungkapnya.
Bukhari mengaku tidak mengetahui secara jelas penyakit apa yang menjadi penyebab meninggalnya Hasanuddin. “Belum tahu sakit apa, karena kemarin masih sehat saja ketika ikut kunker ke IKN di Kaltim,” jelasnya. (tr/kun)
Hasanuddin semada hidupnya saat bersama dengan Malik Haramain, Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo






