Gresik (beritajatim.com)- Nasib apes dialami oleh pelaku pencurian sepeda yang bernama Alfi Sahrin (48), warga asal Jalan Mangga Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik. Gara-gara kepergok warga saat mencuri, pelaku malah babak belur dihakimi massa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terungkapnya kasus pencurian bermula pelaku berada di parkiran sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Minul Falah Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar, Gresik.
Sambil mengincar sepeda gunung yang diparkir, pelaku langsung mengambil sepeda tersebut. Namun, aksi pelaku diketahui oleh penjaga sekolah. Saat itu pelaku sudah mengayuh sepeda curian beberapa meter.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pencuri-gresik”]
Mengetahui ada orang mencuri sepeda, spontan penjaga sekolah berteriak meminta tolong. Teriakan tersebut didengar oleh warga lain. Tanpa dikomando mereka langsung menangkap pelaku sambil memukuli hingga babak belur.
“Kejadiannya pukul 11.00 WIB, sepeda yang dicuri milik anak saya. Saat itu sudah diparkir di halaman sekolah. Kemudian anak saya masuk kelas. Tiba-tiba ada pelaku mengambil sepeda sambil kabur. Beruntung pelaku bisa ditangkap ,” ujar Mustachiqul Ichsan, Selasa (26/10/2022).
Ia menambahkan, setelah kejadian ini dirinya ke Polsek Manyar untuk membuat laporan dengan didampingi penjaga sekolah dan warga. “Atas kejadian ini saya mengalami kerugian Rp 2,5 juta,” imbuhnya.
Sementara itu Kapolsek Manyar AKP Windu Prasetyo membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, anggota sudah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). “Pelaku sudah kami amankan beserta barang bukti satu unit sepeda gunung,” tandasnya. [dny/suf]






