Lamongan (beritajatim.com) – Harga bahan pokok (bapok) pada akhir-akhir ini mengalami kenaikan. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan operasi pasar murah (OPM) di beberapa titik, guna mengendalikan harga dan memenuhi stok kebutuhan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan. Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa memudahkan masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
“OPM ini pasti membantu masyarakat untuk mendapatkan beras dengan mudah dan tentu dengan harga yang terjangkau,” ujar Bupati Yuhronur, Selasa (5/3/2024).
Bupati Yuhronur menegaskan bahwa OPM digelar di beberapa titik se-Kabupaten Lamongan, mulai dari wilayah pantura, wilayah tengah dan wilayah Lamongan bagian selatan.
“Untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau secara merata, OPM akan terus digelar di beberapa titik,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Lamongan Anang Taufik menuturkan, kegiatan OPM ini bekerjasama dengan Bulog dan PT Kebun Tebu Mas. Pada OPM kali ini, disediakan 1,5 ton gula kristal dan beras SPHP sebanyak 5 ton.
“Dalam OPM kali ini kami bekerja sama dengan Bulog dan KTM untuk menyediakan kebutuhan pokok yang sedang naik harga,” jelas Anang.
Lebih rinci, Anang berkata, beras pada OPM ini dijual dengan harga Rp51 ribu per 5 kg dan gula seharga Rp15 ribu. Harga tersebut lebih terjangkau dibandingkan dengan harga di pasar.
Pasalnya, saat ini di pasar harga beras kualitas medium mencapai Rp15 ribu hingga Rp16 ribu. Begitupun dengan gula yang mencapai Rp17 ribu per kg.
Anang bersyukur, OPM di Kabupaten Lamongan mendapat apresiasi dari masyarakat, slah satunya Anis (47), warga asli Desa Dandangan, Kecamatan Deket. Dirinya mengaku terbantu dalam mendapatkan beras dan gula dengan harga terjangkau.
Anis berharap agar ke depan kegiatan OPM seperti ini lebih banyak menyediakan komoditas lainnya seperti telur, minyak, bawang merah, cabai dan lainnya.
“Sekarang beras dan gula sedang naik harganya. Alhamdulillah, kalau ada OPM tentu masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan barangnya dan tentu harganya lebih murah,” beber Anis.[riq/aje]






