Surabaya (beritajatim.com)- Salah satu peralatan dapur yang paling sering digunakan, talenta jarang dipikirkan dengan serius. Namun, jenis talenan yang Anda pilih dapat memengaruhi kebersihan makanan, ketahanan pisau, dan keamanan dapur secara keseluruhan.
Banyak orang percaya bahwa semua talenan sama, yang penting adalah bisa digunakan. Sebenarnya, setiap bahan talenan memiliki kelebihan dan kekurangan tertentu, serta aturan perawatan yang berbeda untuk digunakan. Memahami hal ini dapat membuat aktivitas memasak jauh lebih aman, higienis, dan nyaman.
Talenan kaca sering terlihat menarik karena tampilannya yang bersih dan modern. Namun, di balik tampilannya yang estetik, talenan jenis ini justru paling tidak direkomendasikan. Permukaannya yang keras dapat merusak pisau dalam waktu singkat, bahkan kadang setelah satu kali penggunaan. Selain itu, kaca bisa retak atau terkelupas, dan serpihan kecilnya bisa sangat berbahaya. Karena risikonya tinggi, talenan kaca sebaiknya benar-benar dihindari.
Berbeda dengan kaca, talenan plastik jauh lebih umum digunakan. Harganya terjangkau, ringan, dan mudah dibersihkan. Namun, plastik memiliki satu kelemahan besar, ia mudah tergores. Goresan-goresan ini dapat menjadi tempat bersarangnya bakteri yang sulit dibersihkan hanya dengan sabun biasa. Jika talenan plastik sudah penuh dengan garis potongan, kamu sebaiknya menggantinya. Idealnya, talenan plastik dibersihkan secara mendalam setidaknya sekali seminggu, dan diganti setiap enam hingga dua belas bulan tergantung intensitas penggunaan.
Sementara itu, talenan kayu dikenal sebagai pilihan yang ramah bagi pisau. Permukaannya yang sedikit lebih lunak membantu menjaga ketajaman pisau dan membuat aktivitas memotong lebih nyaman.
Menariknya, kayu juga memiliki sifat antimikroba alami yang membantu mengurangi pertumbuhan bakteri. Meski begitu, talenan kayu tetap membutuhkan perawatan rutin. Agar tetap dalam kondisi baik, talenan ini perlu diolesi minyak sebulan sekali untuk menjaga kelembabannya, serta dibersihkan dengan campuran lemon dan garam untuk disinfeksi alami.
Tidak peduli bahan apapun yang digunakan, ada satu aturan dasar yang berlaku untuk semua talenan, selalu cuci dengan sabun dan air terlebih dahulu sebelum atau setelah digunakan. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mencegah kontaminasi silang dan menjaga kebersihan dapur. (Imelda Faizza)






