Jember (beritajatim.com) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan menggelar Musyawarah Perempuan Nasional II pada April 2024, bertepatan peringatan Hari Kartini.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengatakan, dalam acara tersebut, pemerintah akan menyerap aspirasi dari akar rumput mengenai persoalan yang dihadapi perempuan, anak, dan kelompok rentan lainnya, termasuk disabilitas untuk dijadikan program nasional.
Ada sejumlah hal penting yang akan diperjuangkan. “Sebenarnya beberapa suara akar rumput sudah masuk kepada kami. Nanti kami lakukan pada 21 April 2024,” kata Bintang Puspayoga, dalam acara Rembuk Perempuan, Anak, Disabilitas, dan Lansia, di Aula PB Sudirman Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (21/2/2024).
Ada lima arahan Presiden Joko Widodo kepada Kementerian PPPA. “Pertama, pemberdayaan perempuan di bidang kewirausahaan berperspektif gender, Kedua, peran ibu dalam keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan. Ketiga, penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Keempat, penurunan angka pekerja anak. Kelima, pencegahan perkawinan anak,” kata Bintang.
Kementerian PPPA membutuhkan sinergi dan kolaborasi untuk menyelesaikan lima agenda tersebut, dan mendampingi perempuan dan anak. Bintang menegaskan, untuk menyelesaikan lima isu arahan presiden, Kementerian PPPA telah bersinergi dan berkolaborasi dengan Kementerian Desa untuk mewujudkan desa ramah perempuan dan peduli anak. [wir]






