Surabaya (beritajatim.com) – Harapan Persebaya Surabaya melaju dijalur juara semakin kecil. Pasalnya tim asal Surabaya ini gagal meraup poin penuh saat melawan Barito Putra di pertandingan pekan 31.
Melihat situasi itu, Samsul Arif mengaku sedikit kecewa. Apalagi Persebaya mendapat hukum penalti di menit-menit akhir. Satu hal yang membuat pemin usia 37 asal Bojonegoro ini terobati kekecewaannya, Persebaya telah melampaui target awal, yaitu masuk di lima besar klasemen.
“Lagi-lagi kita dihukum di menit terakhir. Penalti. Tapi tidak masalah. Kami masih memiliki sisa tiga pertandingan di akhir kompetisi ini dan saya berharap bisa tampil maksimal dan meraih hasil bagus,” ungkap Samsul Arif, Selasa (15/3/2022).
Sejak bermain di putaran kedua, performa Samsul Arif memang terbilang cukup moncer. Dia memberikan kontribusi lebih dari 4 gol untuk tim asal Suroboyo ini.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Mata elang Samsul dalam mengambil peluang cukup tajam. Dia menceritakan jika bisa mengambil peluang berdasarkan feeling.
“Barito bukan cuma mantan tim tapi saya tahu secara detail bagaimana pergerakan mereka. Saya melihat feeling saya mereka bermain di samping dan belakang saya. Itu yang saya baca dan mengambil peluang itu untuk esekusi,” imbuh Samsul.
Diketahui Samsul Arif baru bermain di putaran kedua BRI Liga 1. Catatan sebelas kali bermain dan mengumpulkan enam gol. [way/but]






