Malang (beritajatim.com) – Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di wilayah lereng Gunung Panderman tahun 2024 ini. Titik api diperkirakan merembet hingga wilayah timur di Coban Rondo sejak Senin (26/8/2024) sore.
Dampaknya, lebih dari 5 hektare lahan yang terbakar. Diduga, kemarau panjang saat ini mengakibatkan daun dan alang-alang menjadi kering serta mudah terbakar.
Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang tengah melakukan upaya pemadaman lereng panderman yang terbakar tersebut.
Menurut Kabid kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Selasa (27/8/2024) menegaskan, saat ini tim BPBD berupaya menanggulangi pemadanan lahan dan hutan di lereng Panderman.
“Meskipun sudah tidak ada titik api yang signifikan, tim kami sudah bergerak ke lokasi untuk memastikan api telah padam, kita melalui pos pendakian panderman,” ucap Sadono.
Sementara itu, titik kebakaran berada di Petak 100, Kelas Hutan : HL, Luas Baku : 1574 Ha, wilayah Timur Coban Rondo sesuai laporan Kesatuan Resor Pemangku Hutan (KRPH) Pujon, kemarin malam.
Selain melakukan upaya untuk memastikan tidak ada lagi titik api, BPBD Kabupaten Malang juga tengah melakukan pendataan berapa kerugian yang dialami akibat kebakaran tersebut. BPBD Kabupaten Malang memastikan tidak ada korban jiwa atas peristiwa kebakaran hutan dan lahan ini. (yog/but)






