Bojonegoro (beritajatim.com) – Peristiwa pengeroyokan kepada remaja kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bojonegoro. Insiden kali ini terjadi di Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (4/1/2024) sekitar pukul 23.30 WIB.
Kapolsek Trucuk AKP Achmad Nurul Hidayat mengatakan, kasus pengeroyokan tersebut sudah ditangani secara hukum. Enam terduga pelaku sudah diamankan dan saat ini masih diperiksa oleh Satreskrim Polres Bojonegoro.
“Enam (terduga) pelaku yang diamankan ini sudah dewasa maupun masih ada yang anak-anak beserta dua sepeda motor,” ujar Nuril, Jumat (5/1/2024).
Sementara dalam peristiwa itu, korban inisial Mam (19), pelajar asal Kecamatan Trucuk. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan penanganan medis.
“Untuk sementara, motif pelaku ditengarai hanya iseng. Tidak ada motif lain,” ungkapnya.
Sementara enam pelaku yang diamankan merupakan hasil dari penyisiran petugas Kepolisian di sekitar lokasi. Keenamnya diamankan saat sedang duduk-duduk di tepi sawah sekitar lokasi.
“Saat setelah ada laporan, saya beserta tim Buser langsung menyisir sekitar lokasi kejadian,” pungkasnya.
Sebelumnya, kasus pengeroyokan dan pembacokan juga terjadi di jalan raya turut Desa Mojoranu Kecamatan Dander, pada Minggu (10/12/2023) dini hari. Korban yang masih anak-anak berinisial DK (14) mengalami sejumlah luka karena senjata tajam.
Pelaku dalam kasus tersebut sebanyak tujuh orang. Para pelaku diringkus jajaran Satreskrim Polres Bojonegoro pada 25 Desember 2023 di rumah maupun ada yang di Surabaya. Pelaku mengaku melakukan pengeroyokan dan pembacokan karena terpengaruh minuman beralkohol. [lus/beq]






