Malang (beritajatim.com) – Kasatlantas Polres Malang AKP Agnis Juwita Manurung tengah jadi sorotan warganet lantaran kerap menampilkan gaya hidup hedon. Propam Polda Jatim dan Polres Malang juga dikabarkan telah memeriksa Agnis terkait hal itu.
Menanggapi masalah ini, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana menilai tidak ada yang berlebihan dari penampilan Agnis. Menurut Kholis, gaya hidup Agnis tidak menonjol.
“Melihat keseharian dari AKP Agnis selama saya bertugas di sini sekitar lima bulan, tidak ada yang menonjol yang saya lihat. Biasa-biasa saja, baik kegiatan dinas maupun kegiatan pribadinya tidak ada yang menyimpang dari aturan. Sepenglihatan saya karena memang kita tidak terlalu banyak acara juga di sini, lebih banyak acara kedinasan,” tegas Kholis, Senin (27/3/2023).
“Kalau melihat perilaku dan sikapnya juga, dia menunjukkan kinerja yang relatif baik karena kebetulan sejak awal yang bersangkutan juga mengikuti berbagai langkah upaya penanganan di Tragedi Kanjuruhan, hingga proses recovery maupun pemulihan saat ini,” tambah Kholis.

Terkait pemilik akun tiktok yang memviralkan AKP Agnis bergaya hedon apakah mengarah ke ranah hukum, Kholis menjelaskan, yang bersangkutan sedang fokus mengklarifikasi dan menjelaskan tidak sepenuhnya narasi di video itu benar.
Baca Juga:
Aset Wahyu Kenzo di Kayutangan Heritage Disita Bareskrim Mabes Polri
“Karena narasi yang diberitakan tidak sesuai dengan kondisi yang sesungguhnya. Yang bersangkutan lebih banyak memenuhi pembuktian untuk menjelaskan barang yang sebenarnya berasal dari sini dan asalnya dari pinjam dan orang tua. Jadi lebih banyak ke pembuktian bahwa yang di video itu tidak seperti yang di gambarkan,” beber Kholis.
Kholis mengatakan, dari hasil penelusuran, pihaknya melihat di hari Jumat itu memang kami mendapat laporan dari awal. “Jadi akunnya baru dan baru video itu yang di posting. Sehingga kita lebih banyak fokus mempelajari tentang motivasi video yang dibuat,” ujarnya.
Soal video gaji AKP Agnis apakah sesuai dengan yang disebutkan dalam medsos tiktok, Kholis mengaku juga masuk dalam klarifikasi.
Baca Juga:
Pemkot Malang Larang PKL Jualan Takjil di Kayutangan Heritage
“Nanti akan di verifikasi oleh tim Propam itu. Saat ini kan masih berjalan jadi hasilnya bagaimana kan kita belum tahu, tapi yang jelas AKP Agnis sudah melengkapi bukti-bukti yang dilengkapi ke saya. Ada bukti pembanding tentang benda-benda yang masuk dalam video itu,” terang Kholis.
Adapun foto foto AKP Agnis di Instagram dengan memerkan kemewahan yang disorot Warganet, Kholis menegaskan jika pengakuan yang bersangkutan memang pernah memposting.
“Pernah memposting dan di akhir tahun yang bersangkutan sudah menghapus. Dan setelah sekian bulan di hapus baru muncul, ini juga kami tanyakan yang bersangkutan, mungkin yang berangkutan punya jawaban yang disampaikan ke Propom tadi,” Kholis mengakhiri. [yog/beq]






