Magetan (beritajatim.com) – Mbok Yem, pemilik warung di kawasan puncak Hargo Dalem Gunung Lawu mengatakan jika kondisinya saat ini sehat dan selamat dari kebakaran sejumlah warung di kawasan tersebut pada Minggu (1/10/2023) pukul 09.00 WIB.
Mbok Yem menyampaikan bahwa dirinya sehat dan selamat dalam sebuah video yang mulai beredar di media sosial. “Aku slamet, sehat, Alhamdulillah,” kata wanita berusia 64 tahun itu.
Tak sendirian, Mbok Yem bertahan di kawasan puncak Gunung Lawu bersama pegawai warungnya yakni Muis dan Kelik. “Dongakno paringi sehat kuat aku neng kene (doakan semoga saya diberi sehat kuat di sini),” lanjutnya.
BACA JUGA:
Ribuan Liter Air Bakal Diguyur ke Karhutla Gunung Lawu
Tak hanya dirinya dan dua pegawai warung, Si Temon, salah satu monyet peliharaan Mbok Yem juga selamat. “Temon yo slamet. Ning kene aku karo Muis, karo Kelik,” katanya.
Terpisah, Kepala Resor Pememangkuan Hutan (RPH) Sarangan Supriyanto mengatakan, untuk Mbok Yem memang sudah didampingi Muis dan Kelik yang juga merupakan Satgas Perhutani.
“Yang selamat itu hanya dua kantin yakni milik Mbok Yem dan milik Mbok To. Kalau total yang terbakar kemarin itu ada empat. Habis semua. Kondisi di atas sudah aman, tidak ada titik api,” kata Supriyanto, Senin (2/10/2023)
“Saat ini kondisi Mbok Yem sehat, persediaan yang ada di sana, kira-kira sampai sebulan itu tidak habis,” pungkas Supriyanto.
Diberitakan sebelumnya, tiga warung di kawasan puncak tepatnya di Hargo Dalem Gunung Lawu terbakar imbas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Minggu (1/10/2023) pukul 09.00 WIB. Warung tersebut berada di ketinggian 3.170 meter diatas permukaan laut (MDPL).
Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sarangan Supriyantk mengatakan, para petugas dari Paguyuban Giri Lawu (PGL) melakukan pemadaman secara manual. Usai pemadaman selesai, petugas pun turun dan sampai di Cemoro Sewu sekktar pukul 17.00 WIB.
“Sebanyak tiga kantin di Hargo Dalem hangus. Kecuali warung Mbok Yem. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Masih ada tiga orang di kawasan Puncak. Termasuk Mbok Yem,” kata Supriyanto.
BACA JUGA:
3 Warung di Hargo Dalem Gunung Lawu Terbakar, Warung Mbok Yem Aman
Dua orang lainnya adalah Muis dan Kelik, keduanya merupakan pegawai warung Mbok Yem. Mereka dinilai sudah terbiasa berada diatas dan jarang sekali turun kebawah karena sudah berpenghuni disana.
“Mbok Yem memang tidak memungkinkan jika dievakuasi. Karena api sudah mulai menjalar ke bawah. Dan untuk mengajak Mbok Yem turun itu perlu tandu,” lanjut Supriyanto.
Dia memastikan jika kawasan Puncak sudah aman. Api dipastikan tidak akan menyala lagi. Titik api berdasarkan pemantauan petugas Lawu Ds dikatakan jika mulai turun menuju wilayah Bedagung.
Sedangkan api yang berada di barat mulai menuju wilayah Jawa Tengah. Rata – rata yang terbakar berada di petak 73 selain warung yang terbakar juga pepohonan dan rumput kering.
‘’Sebenarnya petugas telah membuat ilaran di hutan namun adanya angin api melompat dan merembet ke Magetan, saat ini dinyatakan aman. Kami akan pantau dari wilayah bawah, besok akan mulai lagi merancang antisipasi dan lainnya,’’ pungkasnya. [fiq/beq]






