Mojokerto (beritajatim.com) – Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri mengeluarkan himbauan kepada para pelajar agar tidak larut dalam euforia berlebihan yang dapat berdampak negatif terhadap ketertiban umum dan keamanan masyarakat. Himbauan ini dikeluarkan bertepatan dengan pengumuman kelulusan siswa jenjang SMA/SMK dan MA.
Dalam pernyataannya, AKBP Daniel menegaskan pentingnya pelajar menjaga sikap selama moment kelulusan dan menghindari kegiatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. AKBP Daniel secara khusus menyoroti potensi bahaya dari konvoi kendaraan di jalan raya yang kerap dilakukan usai pengumuman kelulusan.
Pihak kepolisian menilai bahwa konvoi tersebut dapat mengganggu ketertiban lalu lintas dan menimbulkan risiko kecelakaan yang tinggi. Oleh karena itu, AKBP Daniel meminta agar pelajar merayakan kelulusan dengan cara yang positif dan tidak merugikan orang lain serta tidak melakukan kegiatan yang melanggar aturan hukum.
“Selain itu, para pelajar juga dihimbau agar tidak melakukan pesta minuman keras (miras) atau obat-obat terlarang dan tidak melakukan kegiatan yang melanggar aturan hukum. Saya sudah menginstruksikan kepada para Kapolsek jajaran untuk melakukan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi,” tegasnya, Senin (5/5/2025).
AKBP Daniel juga menyampaikan bahwa jajaran Polres Mojokerto Kota telah diinstruksikan untuk menjalin komunikasi intensif dengan pihak sekolah, guna mengedukasi siswa dalam menyikapi pengumuman kelulusan secara dewasa dan bijak. Hal tersebut dilakukan agar tidak mengganggu ketertiban masyarakat.
“Komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan para Kepala Sekolah atau pihak sekolah dilakukan untuk mengingatkan kepada para pelajar untuk merayakan kelulusan dengan cara yang baik tanpa mengganggu ketertiban masyarakat. Jangan sampai dari kumpul-kumpul di tempat nongkrong timbul ide negatif yang berakibat gangguan kamtibmas,” katanya.
Tak hanya kepada siswa, peringatan juga disampaikan kepada orang tua. AKBP Daniel menghimbau agar orang tua turut mengawasi aktivitas anak-anak mereka pada hari pengumuman, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. AKBP Daniel menekankan bahwa para siswa kelas XII disarankan tetap berada di rumah.
“karena pengumuman kelulusan akan disampaikan melalui website resmi sekolah masing-masing. Saya perintahkan jajaran untuk mengawasi dan patroli bersinggungan pada pengumuman kelulusan nanti. Saya juga menghimbau kepada orang tua agar tetap mengawasi putra putrinya pada saat pengumuman kelulusan nanti,” ujarnya.
AKBP Daniel meminta agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Himbauan ini diharapkan dapat menjadi perhatian seluruh siswa, orang tua, dan pihak sekolah agar proses kelulusan berjalan aman, tertib, dan tetap bermakna. Tak lupa, AKBP Daniel juga memberikan selamat dan sukses serta tetap semangat untuk meraih cita-cita. [tin/but]






