Gresik (beritajatim.com) – Setelah resmi menjabat Kapolres Gresik, AKBP Arief Kurniawan melakukan kunjungan ke kantor bupati. Dalam pertemuan itu, AKBP Arief Kurniawan berdiskusi dengan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah.
Ketiga pejabat daerah itu lebih banyak membahas berbagai hal terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (siskamtibmas) di wilayah Kabupaten Gresik.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Arief menyampaikan beberapa hal terkait situasi kamtibmas di Gresik, termasuk beberapa potensi gangguan yang perlu diantisipasi.
Perwira menengah Polri itu juga menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemda Gresik dalam menjaga kondusifitas wilayah.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, atau akrab dipanggil Gus Yani menyampaikan beberapa hal terkait dengan tantangan yang dihadapi Gresik. Salah satunya pilkada serentak pada November 2024.
“Tantangan paling dekat adalah Pilkada, termasuk masalah yang menyangkut tenaga kerja yang perlu mendapatkan perhatian karena peralihan tenaga manusia diganti mesin akan berdampak pada PHK,” ujarnya, Jumat (19/7/2024).
Gus Yani berharap dengan silaturahmi dan komunikasi yang terjalin ini. Berbagai tantangan tersebut dapat dihadapi dengan bersama-sama mengajak seluruh masyarakat Gresik menjaga keamanan, dan ketertiban di wilayahnya.
Sementara itu, AKBP Arief Kurniawan berkomitmen akan untuk terus bersinergi dalam menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Gresik.
“Adanya sinergitas yang kuat, saya optimis Gresik dapat menjadi daerah yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya,” pungkasnya. [dny/but]






