Banyuwangi (beritajatim.com) – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., meninjau langsung kondisi arus mudik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Rabu (18/3/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran penyeberangan di salah satu titik krusial jalur mudik menuju Bali.
Kunjungan tersebut didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan disambut Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan bersama jajaran, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, serta sejumlah stakeholder terkait.
Saat berada di lokasi, Kapolda Jatim menerima langsung keluhan dari sopir bus bernama Wahyu terkait kemacetan parah yang menyebabkan penumpukan kendaraan di area buffer zone.
Wahyu mengaku telah menunggu hampir delapan jam dengan membawa sekitar 50 penumpang dari Semarang. Ia khawatir penutupan akses menuju pelabuhan dapat menghambat perjalanan penumpangnya untuk menyeberang.
“Parah sekali macet tahun ini, sarana prasarana kurang memadahi. Toilet juga tidak bisa difungsikan. Saya sangat memohon kepada pimpinan ASDP atau daerah tolong ini diperhatikan,” ujarnya.
Ia juga meminta adanya solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kemacetan di Pelabuhan Ketapang yang disebutnya terjadi setiap tahun dan kerap merugikan sopir maupun penumpang.
“Sedangkan kadang ada sopir yang dikejar deadline, kejadian ini masalah tiap tahun bahkan kadang lebih parah. Pimpinan harus mencari solusi jangka panjang,” ucapnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto menyampaikan permintaan maaf sekaligus memastikan bahwa permasalahan tersebut akan menjadi perhatian untuk segera dicarikan solusi.
“Baik pak, terima kasih untuk masukan yang telah diberikan. Kami akan berupaya mengatasi,” pungkasnya.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pengamanan dan pengawasan arus mudik Lebaran 2026, khususnya di jalur penyeberangan yang mengalami lonjakan kendaraan signifikan. [alr/beq]






