Surabaya (beritajatim.com) – Malam Lailatul Qadr merupakan salah satu malam yang paling dinantikan umat muslim. Tak ayal jika banyak orang berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Sebenarnya apa saja tanda-tanda datangnya malam lailatul Qodar?
Malam Lailatul Qadr merupakan malam turunnya Al-Quran. Adapun kemuliaan malam ini ialah lebih baik dari seribu bulan. Dalam sebuah Hadits populer disebutkan bahwa malam Lailatul Qadr jatuh pada hari-hari ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadan.
Pernyataan tersebut didasarkan pada sebuah Hadits. Rasulullah SAW pernah bersabda,
يَ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ – رواه أحمد والبخاري وأبو داود
Artinya: “Lailatul qadr itu berada pada sepuluh malam yang terakhir dari bulan Ramadan.” (HR Ahmad, Al-Bukhari, dan Abu Dawud)
Dari Hadits tersebut, banyak orang yang menerka-nerka kapan tepatnya malam 1000 bulan tersebut. Sehingga setiap tahunnya akan berbeda-beda, termasuk malam Lailatul Qadr tahun 2024 ini.
Adapun tanggal-tanggal ganjil di akhir bulan Ramadan ini, di antaranya;
– 21 Ramadan 1445 H : Minggu (31/3/2024) malam
– 23 Ramadan 1445 H : Selasa (2/4/2024) malam
– 25 Ramadan 1445 H : Kamis (4/4/2024) malam
– 27 Ramadan 1445 H : Sabtu (6/4/2024) malam
– 29 Ramadan 1445 H : Senin (8/4/2024)
Untuk mengetahui kapan tepatnya malam Lailatur Qadar, Anda dapat melihatnya dari tanda-tanda alam berikut ini;
1. Cuaca yang Tidak Panas dan Tidak Dingin
إن ليلة القدر ليلة سمحة طلقة لا حارة ولا باردة يطلع صبيحتها الشمس دائرة حمراء ليس لها شعاع
Artinya: “Sesungguhnya Lailatul Qadar adalah malam yang lembut, cerah, tidak panas dan tidak dingin. Pada pagi harinya matahari terbit bulat merah tanpa sinar.” (HR. Muslim)
2. Malam Penuh Cahaya
Rasulullah SAW bersabda,
إنها ليلة طلقاء بيضاء كأنها صبح يومها لا تشبهها ليلة
Artinya: “Sesungguhnya malam itu adalah malam yang cerah putih seperti pagi harinya. Tidak ada malam yang menyerupainya.” (HR. Ahmad)
3. Bulan Tampak Separuh Bulat
“Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, ‘Kami pernah berdiskusi tentang Lailatul Qadar di sisi Rasulullah SAW, beliau berkata, ‘Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan.” (HR. Muslim). (fyi/ian)






