Surabaya (beritajatim.com) – Puasa Ayyamul Bidh, atau puasa tiga hari pertengahan bulan dalam kalender Hijriah, adalah suatu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan dan pahala yang besar dalam Islam. Berikut tata cara pelaksanaan dan jadwal puasa Ayyamul Bidh.
Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan at-Tirmidzi, pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh akan mendatangkan pahala sebanyak 10 kali lipat. Oleh karena itu, penting bagi umat Muslim untuk mengetahui jadwal pelaksanaan, niat, dan tata cara puasa Ayyamul Bidh.
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh
Menurut Kementerian Agama, jadwal puasa Ayyamul Bidh di Indonesia untuk bulan Desember 2023 adalah sebagai berikut:
– 13 Jumadil Akhir 1445 H = 26 Desember 2023
– 14 Jumadil Akhir 1445 H = 27 Desember 2023
– 15 Jumadil Akhir 1445 H = 28 Desember 2023
Penting untuk diingat bahwa jadwal ini dapat berubah tergantung pada penentuan awal bulan Hijriah, oleh karena itu, selalu periksa pengumuman resmi atau kalender Islam setempat.
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Salah satu syarat utama puasa dalam Islam adalah membaca niat. Niat puasa Ayyamul Bidh bisa diucapkan dengan lafal sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah) karena Allah Ta’ala.”
Niat sebaiknya dilafalkan dengan lisan, bukan hanya dibaca dalam hati, dan dapat diucapkan mulai malam hari hingga sebelum masuk waktu zawal (posisi matahari condong ke barat) dengan catatan tidak melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa.
Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh
Berikut adalah tata cara melaksanakan puasa Ayyamul Bidh:
1. Membaca Niat
Setiap orang yang akan menjalankan puasa Ayyamul Bidh diwajibkan untuk membaca niat dengan lafal yang telah disebutkan di atas.
2. Sahur
Sebelum menjalankan ibadah puasa, disarankan untuk melakukan sahur pada waktu menjelang Subuh, sebelum imsak. Sahur merupakan bagian penting untuk memberikan tenaga selama menjalankan puasa.
3. Berbuka Puasa
Ketika telah memasuki waktu Maghrib, disunahkan bagi orang yang berpuasa Ayyamul Bidh untuk segera berbuka puasa. Ini dilakukan dengan menyantap makanan ringan dan minuman, seperti kurma dan air putih.
4. Konsistensi
Puasa Ayyamul Bidh memberikan keutamaan bagi mereka yang melaksanakannya selama tiga hari. Menurut hadis Abudzar RA, puasa ini dianggap setara dengan ibadah puasa sepanjang tahun.
Rasulullah SAW bersabda: “Siapa saja yang berpuasa tiga hari dari setiap bulan, maka puasa tersebut seperti puasa sepanjang tahun. Kemudian Allah menurunkan ayat dalam kitabnya yang mulia karena membenarkan hal tersebut: ‘Siapa saja yang datang dengan kebaikan, maka baginya pahala 10 kali lipatnya. (QS. Al-An’am, 160). Satu harinya sama dengan 10 hari.” (HR. Ibnu Majah dan at-Tirmidzi).
Dengan melaksanakan puasa Ayyamul Bidh sesuai dengan tata cara yang benar, umat Muslim dapat mendapatkan pahala yang besar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Puasa ini juga memberikan kesempatan untuk memperbanyak ibadah dan meningkatkan keimanan. Selamat menjalankan puasa Ayyamul Bidh, semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. (Fyi/Aje)






