Jombang (beritajatim.com) – Siang sedang terik-teriknya. Karyati (46) dan sejumlah ibu-ibu bergerombol di tepi jalan Desa Bangsri Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang Jawa Timur, Selasa (27/6/2023).
Di titik lainnya, ada lagi ibu-ibu yang bergerombol. Berada di sempadan jalan desa tersebut. Karyati dan ibu-ibu lainnya tidak bergeser meski hari semakin siang. Mereka menunggu pembagian sembaki gratis yang dilakukan oleh relawan ‘Bolo Prabowo’ Jombang.
Bangsri adalah salah satu desa yang berada di tepi hutan. Desa ini berada di kawasan utara Sungai Brantas Kabupaten Jombang. Jarak dengan Kota Jombang sekitar 20 kilometer atau sekitar satu jam perjalanan.
Sehari sebelumnya, Karyati sudah mendapatkan selembar kupon. Nah, kupon itulah yang akan ditukarkan dengan sembako ke panitia. Bagi Kariyati yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani, tentu sembako itu sangat berarti. Bisa meringankan beban ekonomi.
Lumayan, selama empat hari ke depan, Karyati bisa menekan pengeluarannya. Memperpanjang nafas dapurnya agar tetap ngebul. Karyati, berkisah penghasilan buruh tani tidak pasti. Kalau ada yang menyuruh dirinya bekerja, kalau tidak yang parkir di rumah.
Walhasil, sejak satu bulan terakhir ini pekerjaan di sawah masih stabil. Karena saat ini musim dadak (mencabuti rumput di sela tanaman). Dalam sehari, buruh tani ini mendapat upah Rp 50 ribu. “Itu kalau sistem harian. Kadangan juga sistem borongan. Saya bersama 10 orang,” kata ibu dua anak ini.
BACA JUGA:
Relawan ‘Bolo Prabowo’ Bagikan Puluhan Ribu Paket Sembako di Jombang
Jika pekerjaan di desanya sudah sepi, Karyati biasanya bekerja ke luar desa, bahkan luar kecamatan. Tetap sama, sebagai buruh tani. Selain mencabuti rumput, terkadang juga buruh menanam padi ketika datang musim tanam.
“Makanya wajah saya hitam seperti ini. Karena setiap hari terpanggang sinar matahari. Setiap hari bekerja di sawah sebagai buruh tani. Selain di desa sendiri, terkadang sampai luar desa. Paling jauh sampai Kecamatan Tembelang. Jaraknya sekitar 15 kilometer,” ujar Karyati.
Truk pengangkut sembako memperlambat lajunya ketika sampai di jalan Desa Bangsri. Itu karena jalan aspal sudah mulai terkelupas. Sudah begitu jalannya juga sempit. Terkadang truk tersebut miring ketika melintasi jalan berlubang.
Truk itulah yang mengangkut sembako gratis untuk warga Desa Bangsri dari ‘Bolo Prabowo’ Jombang. “Itu truk pengangkut sembako sudah datang,” kata Karyati setengah berteriak memberitahu temannya di sekitar lokasi.

Raut kegembiraan terpancar dari wanita dengan satu cucu ini. Dia menyiapkan lembaran kupon yang akan ditukarkan dengan sembako. Karyati juga membawa keranjang plastik yang akan digunakan sebagai wadah.
Karyati dan ibu-ibu lainnya kemudian merangsek ke halaman rumah warga yang digunakan untuk posko pembagian sembako. Semuanya antre dengan tertib. Seiring dengan itu sejumlah pria menurunkan sembako tersebut dari atas truk.
Sebelum sembako dibagikan, Koordinator Bolo Prabowo Jombang, Farid Kurniawan melontarkan sambutan. Tentang tujuan acara tersebut. Juga tentang sosok Prabowo Subianto yang hendak maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
“Bapak Prabowo adalah sosok yang tegas dan berintegeritas. Beliau juga memiliki loyalitas tinggi terhadap bangsa yang dibuktikan dengan kinerjanya membantu Presiden Jokowi di pemerintahan. Pak Prabowo saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan,” kata Farid.
BACA JUGA:
Iwan Bule Bakar Semangat Kader Gerindra Jombang-Mojokerto
Karyati dan ratusan ibu-ibu yang sedang antre mendengarkan dengan seksama sembari mengangguk-angguk. Namun di sela itu dia nyeletuk. “Saya mau kalau dikasih kaos bergambar Pak Prabowo. Saya minta kaosnya,” lontar Karyati setengah berteriak.
Farid dan relawan lainnya mendengar celetukan itu. Salah satu relawan langsung merespon dengan memberikan kaos bergambar Prabowo Subianto kepada Karyati. Senyum buruh tani dari desa pinggiran hutan ini langsung mengembang. Dia memakai kaos bergambar tokoh idolanya tersebut.
Siang masih terik ketika Karyati bergeser dari lokasi. Dia menggendong satu paket sembako berisi beras 5 kilogram, minyak goreng satu botol, ikan patin satu kilogram, serta sosis dan nugget, masing-masing sebungkus besar.
Sudah begitu, Kariyati juga membalut tubuhnya dengan kaos putih bergambar Prabowo Subianto. Dia begitu bangga. “Pak Prabowo oke. Pak Prabowo oke,” kata Karyati sembari mengulum senyum. [suf]






