Jombang (beritajatim.com) – Kantor Samsat (Satuan Administrasi Satu Atap) Jombang yang berada di Jl Raya Janti Jogoroto kebanjiran, Selasa (10/12/2024). Air setinggi 30 hingga 40 sentimeter menggenang mulai pintu masuk.
Namun demikian, masih nampak lalu Lalang kendaraan warga yang hendak mengurus surat di kantor bersama ini. Walhasil, tidak jarang sepeda motor mereka mogok akibat terkena air. Sehingga harus didorong.
Beruntung, banjir hanya menggenangi sepanjang pintu masuk hingga halaman. Tidak sampai naik ke kantor yang berada di tepi jalan nasional ini. Sehingga masyarakat yang hendak membayar pajak kendaraan masih terlayani.
Begitu juga juga masyarakat yang hendak mengurus keperluan administratif lainnya. Semuanya masih bisa dilakukan. “Saya tadi bayar pajak. Meski banjir, pelayanan Samsat Jombang tetap buka,” kata M. Saifullah, warga Kecamatan Jogoroto Jombang.
Saifullah mengaku kaget ketika memasuki gerbang Kantor Samsat. Betapa tidak, air setinggi 40 sentimeter sudah menyambutnya. Saifullah tetap saya melajukan kendaraan roda dua yang ia kendarai menuju kantor pelayanan. Walhasil, lancar.
Saifullah kemudian membayar pajak kendaraan yang menjadi kwajibannya. “Meski halaman banjir, kantor layanan masih buka seperti biasa. Ini saya tadi bayar pajak,” katanya menegaskan.
Hal serupa disampaikan Nurman (54), warga Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Nurman ke Kantor Samsat untuk cetak atau perpanjangan STNK. Alangkah terkejutnya Nurman, karena saat memasuki pintu gerbang, air sudah menggenang.

Nurman nekat menerabas genangan air tersebut. Apes, kendaraan itu mogok saat berada di tengah. Beberapa orang yang ada di lokasi akhirnya mendorong sepeda motor yang dikendarai Nurman. “Ini ke Samsat untuk cetak (STNK). Meski banjir, kantor tetap buka,” ujarnya.
Nurman berharap ada pembenahan gorong-gorong yang berada di sekitar Samsat. Sehingga ketika hujan deras, air tidak meluap ke jalan dan masuk ke halaman Kantor Samsat. “Harapannya, gorong-gorongnya dibenahi. Sehingga tidak banjir lagi,” pungkasnya. [suf]






