Surabaya (beritajatim.com) – Baru-baru ini terdapat kabar bahwa harga mie instan akan naik tiga kali lipat. Untuk menyiasati hal tersebut. Beberapa tumbuhan pengganti untuk gandum tersebut. Salah satu tumbuhan yang bisa menggantikannya yaitu sorgum. Sebelum itu, yuk kenali apa itu Sorgum sebenarnya.
Sorgum merupakan tumbuhan yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan hingga saat ini tumbuhan in telah berevolusi menjadi tumbuhan biji-bijian yang terkenal dengan kandungannya yang bebas gluten dan sebagai bahan dasar pembuatan etanol.
Tumbuhan yang bernama sorgum atau sebagian orang menyebutnya dengan nama cantel belum terdengar familiar bagi beberapa orang. Perlu kita ketahui sorgum merupakan tanaman pangan penting kelima setelah padi, gandum, jagung dan barley.
Sorgum memiliki keunikan tersendiri yaitu tahan terhadap kekeringan dibandingkan dengan tanaman serealia lainnya, tanaman ini mampu untuk beradaptasi di daerah beriklim tropis kering sampai beriklim basah sehingga dapat meningkatkan produktivitas lahan kering marginal, lahan tidur dan lahan nonproduktif lainnya.
Sorgum kaya akan kandungan niacin, thiamin, vitamin B6, mangan, dan juga zat besi. Sorgum disebut memiliki kandungan nutrisi yang mirip dengan havermut dan juga memiliki kandungan protein, vitamin dan mineral yang lebih tinggi dari beras. Sorgum memiliki kandungan protein, kalsium, zat besi, fosfor, dan vitamin B1 yang lebih tinggi dibanding beras.
Tanaman sorgum ini dapat menjadi alternatif bahan pangan pada daerah-daerah yang sering mengalami kekeringan sehingga dapat mencegah terjadinya kelaparan. Biji sorgum sebagai komponen utama yang selalu dijadikan sebagai bahan pangan pokok pada sebagian daerah di Indonesia. Hal ini dipengaruhi oleh kandungan gizi sorgum yang tidak kalah dibandingkan dengan serealia.
Saat ini pengembangan sorgum terdapat di lahan seluas 15 ribu hektare. Lahan tersebut tersebar di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Lampung. Produktivitas sorgum 3-4 ton per hektare bisa dihasilkan Nusa Tenggara Timur, sedangkan di Jawa 4 -5 ton per hektar.
[berita-terkait number=”3″ tag=”makanan”]
Kandungan Nutrisi Sorgum
Sorgum memiliki nutrisi yang melimpah. Berikut adalah kandungan dalam 96 gram sorgum:
1. Kalori: 316
2. Protein: 10 gram
3. Karbohidrat: 69 gram
4. Serat: 6 gram
5. Vitamin B1: 26 persen dari kebutuhan harian
6. Vitamin B2: 7 persen dari kebutuhan harian
7. Vitamin B5: 7 persen dari kebutuhan harian
8. Vitamin B6: 7 persen dari kebutuhan harian
9. Tembaga: 30 persen dari kebutuhan harian
10. Magnesium: 37 persen dari kebutuhan harian
11. Zat besi: 18 persen dari kebutuhan harian
12. Fosfor: 22 persen dari kebutuhan harian
13. Kalium: 7 persen dari kebutuhan harian
14. Zinc: 14 persen dari kebutuhan harian
Manfaat Sorgun
Berikut ini beberapa manfaat sorgum di kehidupan sehari-hari:
1. Alternatif bagi yang obesitas atau cocok untuk diet
Tanin terkondensasi sorgum memiliki kompleksasi yang jauh lebih kuat dengan pati daripada senyawa fenolik sederhana, dan semakin tinggi berat molekul tanin, semakin kuat interaksi dengan pati.
Kompleks ini dapat memberikan rasa kenyang dan mengurangi asupan kalori, dan juga menghasilkan respons glikemik rendah yang diinginkan untuk orang dengan obesitas.
[berita-terkait number=”3″ tag=”diet”]
2. Mencegah Diabetes
Sorgum juga memiliki aktivitas antidiabetik potensial. Ekstrak fenolik dari biji sorgum telah terbukti memiliki aktivitas penghambatan terhadap enzim pencernaan seperti Bacillus stearothermophilus α-glucosidase, porcine pankreas α-amylase, dan saliva α-amylase manusia, sehingga mengurangi tingkat glikemik dan menunkan kadar gula darah
3. Mencegah Kanker
Biji-bijian ini juga mengandung berbagai macam fitokimia bermanfaat yang bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh, seperti tanin, asam fenolik, antosianin, fitosterol dan polikosanol.
Fitokimia tertentu dalam sorgum juga telah terbukti memiliki sifat penghambat kanker, khususnya kanker saluran cerna dan kulit. Penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi sorgum dapat menurunkan risiko kanker kerongkongan secara global. (dae/ian)






