Banyuwangi (beritajatim.com) – PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Persero bakal mengoperasikan KA Mutiara Timur setiap hari. Rencana itu bakal terealisasi pada awal September mendatang.
Sesuai jadwal, KA Mutiara Timur berangkat dari Stasiun Ketapang pukul 21.45 WIB dan berhenti di Stasiun Banyuwangi Kota, Jember, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya Gubeng serta tiba di tujuan akhir Stasiun Surabaya Pasar Turi pada pukul 04.21 WIB. Sedangkan sebaliknya diberangkatkan dari Stasiun Surabaya Pasar Turi pukul 08.55 WIB dan tiba di Stasiun Ketapang pukul 15.45 WIB.
“KAI mengucapkan terima kasih atas respons positif dan dukungan dari para pelanggan atas operasional kembali KA Mutiara Timur,” ungkap Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widianto, Senin (26/8/2024).
Menurut Cahyo, hadirnya KA Mutiara Timur akan menambah alternatif perjalanan bagi masyarakat. Terutama untuk warga di tapal kuda yang akan menuju Surabaya atau sebaliknya.
“KAI akan terus melakukan evaluasi atas perjalanan KA Mutiara Timur agar terus bisa menghadirkan perjalanan kereta api sesuai dengan kebutuhan para pelanggan,” tutup Cahyo.
Tiket KA Mutiara Timur terdiri dari formasi 4 kereta kelas eksekutif dan 3 kereta kelas bisnis. Sementara total kapasitas yang tersedia sebanyak 380 tempat duduk.
“KA Mutiara Timur yang menempuh jarak 312 kilometer dengan waktu perjalanan selama 6 jam,” terangnya.
Menariknya, ada promo selama empat hari dari tanggal 1-4 September. Para penumpang bisa mendapatkan tiket KA Mutiara Timur untuk kelas bisnis Rp 150 ribu dan kelas eksekutif seharga Rp 200 ribu.
“Sedangkan untuk harga tiket normal, kelas bisnis mulai Rp 210 ribu dan kelas eksekutif sebesar Rp 290 ribu,” pungkasnya. (rin/ian)






