Madiun (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 (Daop 7) Madiun menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api akibat gangguan jalur.
“Keterlambatan ini disebabkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan rintang jalan di beberapa titik jalur kereta,” ungkap KAI Daop 7 Madiun melalui keterangan tertulis.
Salah satu gangguan terjadi pada Jumat (28/3/2025) pukul 18.30 WIB di KM 283+3/4 petak jalan antara Ciamis-Manonjaya, yang mengakibatkan rekayasa pola operasi beberapa KA, seperti KA Turangga dan KA Malabar yang dialihkan melalui jalur lain.
Selain itu, genangan air di KM 50+3 jalur hulu-hilir petak jalan antara Plabuan-Krengseng Daop 4 Semarang juga menyebabkan keterlambatan sejumlah perjalanan KA, di antaranya KA Brantas Tambahan yang mengalami keterlambatan 120 menit dan KA Brantas reguler yang terlambat hingga 132 menit.
Hingga pukul 09.00 WIB pada Sabtu (29/3/2025), keterlambatan masih terjadi pada beberapa kereta, seperti KA Mutiara Selatan yang terlambat 242 menit, KA Madiun Jaya terlambat 170 menit, KA Kahuripan terlambat 180 menit, dan KA Singasari terlambat 60 menit.
KAI Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 100.836 penumpang telah tiba di berbagai stasiun di wilayah operasionalnya hingga H-2 Idul Fitri atau Sabtu (29/3/2025). Angka ini merupakan akumulasi dari sembilan hari pelaksanaan Angkutan Lebaran 2025 yang dimulai sejak 21 Maret 2025. Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun dalam periode yang sama mencapai 54.341 orang.
Pada Sabtu (29/3/2025), sebanyak 5.588 penumpang diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 7 Madiun, dengan rincian 1.533 penumpang dari Stasiun Madiun, 817 penumpang dari Stasiun Kediri, 604 penumpang dari Stasiun Kertosono, serta sisanya dari stasiun lainnya. Sementara itu, sebanyak 11.920 penumpang tiba di wilayah Daop 7 Madiun, dengan Stasiun Madiun sebagai stasiun kedatangan terbanyak, yakni 4.341 penumpang.
Berdasarkan data per 29 Maret 2025, puncak arus keberangkatan di wilayah Daop 7 Madiun diprediksi akan terjadi pada H+1 atau 2 April 2025, dengan jumlah penumpang mencapai 9.333 orang. Sedangkan puncak kedatangan tertinggi telah terjadi pada H-3 atau 28 Maret 2025, dengan jumlah 13.679 penumpang.
KAI Daop 7 Madiun terus berkomitmen untuk memberikan layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan guna mendukung mudik yang aman dan menyenangkan. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan Customer Service di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp di 08111-2111-121, email [email protected], serta media sosial KAI121. [fiq/beq]






