Blitar (beritajatim.com) – JLS (Jalur Lintas Selatan) yang menghubungan Blitar dan Tulungagung telah tembus. Jalur yang menghubungkan dua kabupaten tersebut melewati dua pantai, yakni Pantai Sine Tulungagung serta Pantai Pasur, Kabupaten Blitar.
JLS Pantai Sine Tulungagung-Pasur Kabupaten Blitar ini pun memiliki pemandangan estetik. Para pengendara yang melintas di JLS Lot 6 A ini bakal disuguhi pemandangan Laut Selatan Jawa.
Para pengendara pun bisa melihat langsung Pantai Sine Tulungagung dari Jalur Lintas Selatan. Tidak hanya itu warga juga bisa melihat Pantai Pasur Kabupaten Blitar di sisi timur.
Jika sore hari, para pengendara bisa langsung melihat sunset (matahari tenggelam) dari pantai Sine Tulungagung. Meski begitu, jalur lintas selatan ini belum dibuka resmi untuk warga. Saat ini, pengerjaan masih terus dilakukan.
BACA JUGA: Penebangan Hutan di Sekitar JLS Blitar-Tulungagung Masih Kerap Terjadi
Keindahan jalur lintas selatan antara Pantai Sine Tulungagung-Pasur Blitar ini mendapatkan beragam respon dari masyarakat. Namun mayoritas warga mengaku kagum dengan jalur yang menyuguhkan pemandangan estetik laut selatan jawa tersebut.
“Indah sekali bisa lihat pantai dari jalur lintas selatan, kayaknya ini salah satu jalur JLS yang paling indah pemandangannya,” ungkap Enggal, salah satu pengendara saat melintas di JLS Pantai Sine-Pantai Pasur Blitar, Minggu (10/12/23).
BACA JUGA: JLS Blitar Segera Rampung, Tiga Trase Proses Lelang
Kondisi JLS Pantai Sine-Pasur Blitar ini pun sudah beraspal dan sangat nyaman untuk dilewati. JLS ini juga berkelok dan menurun, khas pegunungan. “Sebelah selatan ada pemandangan pantai sebelah utara ada pemandangan tebing-tebing dan pepohonan. Perpaduan yang menarik,” lanjutnya.
Proyek JLS Lot 6 A ini dikerjakan oleh salah satu BUMN yaitu PT. PP yang bekerja sama dengan Gorip Nanda Guna (GNG). Proyek ini sepanjang 6,55 km dan bernilai Rp313 Miliar. Rencananya proyek ini selesai pada Desember 2023. [owi/suf]






