Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebuah jembatan penghubung antar desa di Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, putus akibat tergerus aliran sungai. Peristiwa ini terjadi di Desa Wotan RT 03 RW 02 dan berdampak pada terhentinya akses warga antara Desa Wotan dan Desa Sambongrejo.
Putusnya jembatan diduga dipicu naik turunnya debit air Kali Gandong yang menggerus bagian sayap jembatan hingga akhirnya ambruk. Akibat kejadian ini, akses penghubung antar desa terputus total.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, menjelaskan bahwa erosi akibat fluktuasi tinggi muka air sungai menjadi penyebab utama kerusakan tersebut.
“Jembatan putus yang disebabkan dari naik turunnya tinggi muka air Kali Gandong yang menyebabkan tergerusnya sayap jembatan penghubung Desa Wotan – Desa Sambongrejo Kec. Sumberrejo mengakibatkan jembatan putus,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Berdasarkan hasil asesmen, jembatan yang putus memiliki panjang sekitar 13,5 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi 4 meter. Saat ini, kondisi jembatan tidak dapat dilalui baik oleh pejalan kaki maupun kendaraan roda dua.
“Untuk sementara, akses warga benar-benar terputus karena kondisi jembatan yang sudah tidak memungkinkan untuk dilintasi,” tambahnya.
Petugas BPBD bersama pihak terkait telah memasang rambu pembatas dan peringatan di lokasi kejadian. Warga diimbau untuk menggunakan jalur alternatif sementara waktu sambil menunggu penanganan lebih lanjut. [lim/beq]






