Mojokerto (beritajatim.com) – Jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 65, 66 dan 67 tiba di Pendapa Graha Maja Tama (GMT), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Rabu (10/7/2024). Ada sebanyak 1.115 jamaah haji asal Kabupaten Mojokerto tergabung dalam kloter 65, 66 dan 67 tersebut.
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra menyambut kedatangan ratusan jamaah haji. Bupati pertama di Kabupaten Mojokerto ini mewakili Pemkab Mojokerto dan seluruh masyarakat mengucapkan selamat datang kembali para jamaah haji di bumi Majapahit.
“Alhamdulillah kemarin kita berangkatkan bersama-sama dari sini, tidak terasa sudah melaksanakan ibadah dengan lancar dan kembali lagi malam ini dalam keadaan sehat wal Afiat tidak kurang satu apapun,” ucapnya.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini, juga mengharapkan para jamaah yang melaksanakan ibadah haji di tanah suci, selalu mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Diakhir sambutannya, Bupati juga berpesan agar para jamaah haji segera beristirahat dan menjaga kesehatannya masing-masing.
“Bismillah semuanya dibarkahi oleh Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur. Saya minta tolong istirahat dulu, jaga kesehatan. Mudah-mudahan tetap sehat dan saya minta doa anda semuanya, doa terbaik untuk seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan jamaah haji Sutamto mengucapkan terima kasih atas fasilitas yang telah diberikan oleh Pemkab Mojokerto untuk para jamaah haji ketika berangkat hingga pulang kembali ke Bumi Majapahit. Jamaah haji asal Desa Kutorejo, Kecamatan Kutorejo ini juga mengungkapkan kebahagiannya.
“Kita terima kasih betul Pemkab Mojokerto ini dalam pengurusannya, tempatnya bagus dan sebagainya. Kita merasa bangga punya Pemkab Mojokerto dari pada yang lain itu merasa iri, karena kita didukung sama pemerintah kabupaten Mojokerto,” ujarnya.
Masih kata Sutamto, fasilitas yang diberikan Pemkab Mojokerto juga sangat luar biasa ketika dalam mengurus jamaah haji yang sedang melaksanakan ibadah di tanah suci. Sehingga ia mewakil jamaah haji kloter 65 asal Kabupaten Mojokerto mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Mojokerto.
“Sangat luar biasa Mojokerto, terimakasih Bu Ikfina karena telah membantu kita yang jamaah disana. luar biasa,” pungkasnya.
Dalam proses pelaksanaan ibadah haji di tanah suci, ada dua jamaah haji asal Kabupaten Mojokerto yang meninggal dunia. Yakni Maulan Durajak Pardi (81), jamaah asal Desa Dukuhngarjo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto meninggal dunia pada, Selasa (11/6/2024) karena infeksi paru.
Serta Mochamad Sochib (60) warga Desa Mengelo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto meninggal dunia pada, Jumat (21/6/2024) karena sesak nafas. Dengan meninggalnya dua jamaah tersebut maka jumlah jamaah haji asal Kabupaten Mojokerto yakni sebanyak 1.115 orang.
Turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko, Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto Muttakin para asisten dan staf ahli Bupati Mojokerto, dan Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Mojokerto. [tin]






