Bangkalan (beritajatim.com) – Sejumlah harga bahan makanan pokok di Kabupaten Bangkalan, mulai merangkak naik menjelang Ramadan. Bahkan, kenaikan tersebut terjadi sejak seminggu terakhir sebelum malam Nifsyu Sa’ban.
Salah satu pedagang Pasar Ki Lemah Duwur, Mahmudah (51) mengatakan, kenaikan harga yakni di beberapa jenis bahan pokok. Di antaranya cabai yang semula harga di kisaran Rp 30 ribu per kilogram naik hingga Rp 70 ribu per kilogram.
[berita-terkait number=”5″ tag=”sembako”]
“Kalau cabai rawit sekarang Rp 70 ribu. Sedangkan cabai merah besar juga naik Rp 55 ribu, banyak bahan pokok yang naik,” ujarnya, Jumat (18/3/2022).
Selain itu, ia juga menyebut kenaikan terjadi pada harga bawang putih dan bawang merah. Harga bawang yang semula masih diangka Rp 23 ribu per kilogram, saat ini sudah mencapai Rp 30 ribu. Pedagang lain di tempat tersebut, Haryati (43) menuturkan, kenaikan harga juga terjadi pada telur dan minyak goreng.
Harga telur semula hanya Rp 20 ribu per kilogram, kini mencapai Rp 24 ribu. “Ini saya masih paling murah karena toko saya ini buat kulakan para penjual, bisa jadi di eceran lain harga lebih mahal,” ungkapnya.
Sedangkan harga minyak goreng curah masih cukup tinggi yakni Rp 16 ribu per liter. Untuk harga minyak goreng refil kemasan pabrik dibandrol Rp 20 ribu per liter. “Harga dari produsen memang masih mahal, jadi untuk minyak lebih banyak yang beli curah dari pada kemasan pabrik,” tandasnya. [sar/suf]






