Sampang (beritajatim.com) – Menjelang hari raya Idul Adha 1445 Hijriyah, harga sapi lokal di Kabupaten Sampang, Madura mulai meroket alias terjadi kenaikan. Kondisi ini membuat para peternak sapi tidak khawatir lagi merugi untuk memelihara sapi
Junaidah, peternak sapi asal Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang mengatakan. Harga satu ekor sapi yang sebelumnya Rp 13 juta saat ini naik menjadi Rp 16 juta.
“Ada lagi perekor yang mencapai Rp 25 juta. Padahal sebelumnya hanya Rp 20 juta,” terangnya, Minggu (2/5/2024).
Kenaikan harga sapi ini juga menjadi berkah tersendiri bagi peternak sapi Madura, khususnya di Kabupaten Sampang, menjelang hari raya.
“Sapi Madura ini merupakan primadona bagi warga luar Sampang untuk dijadikan hewan qurban,” imbuhnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Tolib peternak sapi lainya yang mengaku senang karena sapi ternaknya terjual dengan harga yang wajar.
“Alhamdulillah berkah Idul Adha sapi kami terjual dengan harga yang tinggi,” tambahnya.
Ia juga berharap supaya pemilik hewan ternak lainya juga bernasib sama dengan dirinya. Sebab, memelihara sapi ternak ini membutuhkan keahlian dan kesabaran khusus.
“Semoga peternak sapi lainya juga ketiban berkah Idul Adha, supaya sapi ternaknya bisa terjual dengan harga yang tinggi,” tandasnya.[sar/aje]






