Gresik (beritajatim.com)- Menjelang debat terbuka, pasangan calon (Paslon) Yani-Alif kembali menyapa warga. Kali ini paslon tunggal itu bersilaturrahmi ke ratusan warga kota Kecamatan Gresik.
Didampingi pasangannya Asluchul Alif, Cabup Gresik memaparkan programnya mulai dari soal pendidikan maupun kesehatan khususnya BPJS.
“Kami bersama Dokter Alif sudah punya program yang nantinya akan diaplikasikan ke warga utamanya menyangkut soal pendidikan dan kesehatan,” ujarnya, Senin (4/11/2024).
Mengenai Kesehatan, lanjut dia, dirinya bersama Cawabup Asluchul Alif akan memperbanyak ‘Universal Health Coverage’ atau UHC bagi warga tak mampu. “Sebagian besar warga Gresik sudah tercover UHC dan ini akan terus diperluas supaya warga tak mampu bisa dilayani dengan gratis,” tutur Yani.
Di hadapan warga Kecamatan Gresik, paslon nomor urut satu itu juga diminta oleh warga agar jangan ada perusahaan yang melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja) terhadap tenaga kerja di Gresik.
“Jangan sampai ada perusahaan melakukan PHK. Sebab, dampak ini bisa membebani BPJS karena warga tidak sanggup membayar,” kata Hadi, warga Perum BP Kulon Gresik.
Menanggapi hal ini, Gus Yani optimis investor yang menanamkan modalnya tidak akan melakukan hal itu. Ini karena kondusifitas dan keamanan investor di Gresik menjadi prioritas. “Gresik aman buat berinvestasi. Ini sebuah kesuksesan bagi investor,” ungkapnya.
Sementara Cawabup Asluchul Alif menyatakan untuk Pendidikan dirinya bersama pasangannya berjanji memberi porsi anggaran yang cukup besar. “Selama ini sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama di Gresik sudah cukup bagus, dan ini akan ditingkatkan lagi,” paparnya.
Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik pada 6 November 2024 akan menggelar debat terbuka pertama di salah satu hotel berbintang. Debat tersebut nantinya hanya mempertajam visi dan misi paslon mengingat Pilkada Gresik hanya diikuti satu pasangan. [dny/suf]






