Gresik (beritajatim.com) – Imam, seorang warga Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, yang sebelumnya mendukung gerakan ‘Bumbung Kosong’ dalam Pilkada Gresik, kini memutuskan untuk beralih mendukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Yani-Alif.
Imam mengungkapkan, perubahan sikap ini terjadi setelah menyadari bahwa program yang diusung Yani-Alif lebih memprioritaskan kesejahteraan masyarakat.
Imam, yang sempat dua kali mengikuti deklarasi gerakan ‘Bumbung Kosong’ di Desa Suci, Kecamatan Manyar, dan Kawasan Wisata Bandar Grisse, kini yakin bahwa pasangan nomor urut 1 adalah pilihan terbaik untuk memimpin Gresik. “Paslon Yani-Alif memprioritaskan kemaslahatan masyarakat. Ini yang harus didukung bersama,” ujar Imam, Sabtu (12/10/2024).
Setelah beralih dukungan, Imam langsung menemui Calon Wakil Bupati (Cawabup) Gresik, Asluchul Alif, untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai visi-misi pasangan Yani-Alif.
Imam menyatakan dukungan penuh kepada pasangan tersebut karena banyak program yang diusung mereka bertujuan untuk membangun Gresik serta meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Saya sekarang 100 persen mendukung Yani-Alif karena program mereka sangat baik, terutama dalam hal pembangunan dan peningkatan ekonomi,” tegas Imam.
Imam juga menambahkan, jika ‘Bumbung Kosong’ menang, maka Pilkada Gresik harus diulang pada tahun 2025, yang menurutnya hanya akan membuang-buang uang rakyat. Oleh sebab itu, dia memilih mendukung paslon yang memiliki visi jelas untuk kesejahteraan masyarakat Gresik.
Menanggapi perubahan sikap Imam dan dukungan yang mengalir, Asluchul Alif menyatakan dirinya selalu terbuka untuk berdiskusi dengan siapa pun mengenai program yang mereka tawarkan.
“Sejak awal saya tak pernah menutup diri. Apalagi menyangkut upaya menjadikan Gresik lebih baik,” kata Alif, pria asal Desa Sembayat, Kecamatan Manyar.
Alif juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang memberikan dukungan bagi Paslon Yani-Alif. Dukungan tersebut, katanya, semakin memperkuat semangat timnya untuk menghadirkan program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Gresik.
“Dukungan ini membuat kami semakin bersemangat dalam menyusun program-program yang akan membawa perubahan positif bagi Gresik,” pungkas Alif. [dny/ian]






