Surabaya (beritajatim.com) – Seseorang yang merasa panik ketika terjadi gempa, umumnya hal yang manusiawi dan wajar terjadi. Terlebih karena kita tidak tahu pasti kapan bencana alam akan terjadi. Namun, rasa panik yang berlebihan justru kerap membuat seseorang mengambil langkah yang salah dalam mengevakuasi diri. Sehingga justru dapat membahayakan diri sendiri.
Adapun beberapa tips hadapi gempa, terlebih ketika berada di dalam gedung, di antaranya;
Berlindung di bawah meja
Seseorang yang berada di dalam gedung, terlebih jika akses keluarnya cukup sulit, maka sebaiknya ambil langkah tercepat, yakni dengan berlindung di bawah meja atau sejenisnya. Pastikan juga meja atau tempat yang digunakan untuk berlindung tersebut kokoh dan kuat. Sehingga ketika ada benda jatuh atau tembok yang rubuh, tubuh dan kepala tidak terlalu berisiko alami cidera lebih parah.
Jangan berada di dekat kaca atau jendela
Selain disarankan untuk berlindung di bawah meja, kamu juga bisa memilih berlindung di bawah pilar bangunan yang dirasa memang kokoh. Tak hanya itu, saat terjadi gempa jangan mendekati jendela atau apapun yang terbuat dari kaca. Karena goncangan akibat gempa tidak hanya dapat membuat tembok roboh dan barang-barang terjatuh, tetapi juga bisa membuat kaca pecah dan berserakan.
Lindungi kepala dan tengkuk
Saat mengevakuasi diri, pastikan hal utama yang perlu kamu lindungi ialah bagian kepala dan tengkuk. Kamu bisa menutupinya minimal dengan tangan kosong. Namun jika memang memungkinkan, gunakan sesuatu yang bisa melindungi kedua bagian vital tersebut. Hal ini berguna untuk meminimalisir risiko terkena runtuhan bangunan dan lain sebagainya.
Gunakan tangga darurat
Saat berada dalam gedung dan posisi sedang ada di lantai atas, maka untuk mengevakuasi diri sebaiknya gunakan tangga darurat. Hal ini dianggap lebih minim risiko dibandingkan jika menggunakan lift. Karena gempa bumi biasanya membuat listrik mati, sehingga seseorang bisa terjebak di dalamnya. Bahkan goncangan akibat gempa juga bisa berpotensi membuat lift jatuh. Hal ini tentu sangat berbahaya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
Cari area terbuka
Jika memang sudah memungkinkan untuk keluar dari gedung, cari tempat yang terbuka dan lapang. Jauhi bangunan, pohon, tiang, atau apapun yang dapat roboh dan menimpamu. Sebisa mungkin, jangan berlindung di kendaraan seperti mobil atau sejenisnya. Yang perlu kamu lakukan hanya berlindung di area terbuka hingga kondisi dirasa aman.
Siapkan tas siaga bencana
Jika sudah mengetahui bahwa daerah tempat tinggalmu tersebut rawan bencana alam seperti gempa, maka yang perlu lakukan ialah menyiapkan tas siaga bencana. Tas ini berisi P3K, makanan, dan juga minuman. Tentu saja makanan yang sekiranya tidak mudah basi. Pastikan tas siaga ini berada di area yang mudah dijangkau. Misal jika di tempat kerja, letakkan di meja kerjamu. Namun, jika di rumah bisa diletakkan di tempat yang tidak jauh dari pintu utama atau pintu keluar lainnya. (fyi/ian)






