Situbondo (beritajatim.com) – Sebatang pohon waru tumbang di Jalan Raya Pantura wilayah Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Kamis (16/7/2026). Pohon yang berada di tepi jalan nasional tersebut sempat menutup separuh badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas dari arah Banyuwangi menuju Surabaya maupun sebaliknya.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan pohon tumbang diduga akibat kondisi batang yang sudah rapuh. Kerusakan itu diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah di bawah pohon dalam waktu yang cukup lama.
“Berdasarkan informasi di lapangan, diduga ada aktivitas pembakaran sampah di bawah pohon sehingga bagian kayunya menjadi rapuh dan akhirnya tumbang,” kata Puriyono.
Menerima laporan dari Kasi Trantib Kecamatan Arjasa, anggota Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan sejumlah pihak, di antaranya Polsek Arjasa, Koramil Arjasa, Tagana Dinas Sosial Kabupaten Situbondo, Pemerintah Desa Lamongan, staf Kecamatan Arjasa, serta warga setempat.
Setibanya di lokasi, tim gabungan langsung melakukan asesmen dan mengevakuasi pohon yang menutup badan jalan menggunakan gergaji mesin (chainsaw) dan peralatan pendukung lainnya.
“Penanganan dilakukan bersama unsur terkait agar akses jalan bisa segera dibuka kembali dan tidak menimbulkan kemacetan yang lebih panjang,” ujar Puriyono.
Proses pemotongan dan pembersihan pohon berlangsung lancar. Setelah batang dan ranting yang menutup jalan berhasil disingkirkan, arus lalu lintas kembali normal.
Puriyono menegaskan tidak ada kerusakan material maupun korban dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan.
BPBD Situbondo mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah di sekitar pepohonan maupun area yang berpotensi memicu kebakaran. Selain merusak lingkungan, aktivitas tersebut dapat menyebabkan pohon menjadi rapuh dan berisiko tumbang sehingga membahayakan pengguna jalan.
“Kesadaran masyarakat sangat penting untuk mencegah kejadian serupa. Jangan membakar sampah di bawah pohon karena dapat merusak batang dan akar pohon yang pada akhirnya membahayakan keselamatan bersama,” pungkasnya. (awi/but)






