Sidoarjo (beritajatim.com) – Polresta Sidoarjo terus menggencarkan edukasi tentang bahaya perundungan (bullying) dan penyalahgunaan narkoba selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Salah satunya dilakukan Polsek Candi melalui penyuluhan kepada sekitar 120 siswa baru SMP Hang Tuah 5 Sidoarjo, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Kanit Samapta Polsek Candi, Ipda Aris Nanang Kurniawan, dan Ps. Kanit Binmas Polsek Candi, Aiptu Wawan Guntoro, sebagai narasumber.
Dalam penyampaiannya, kedua personel Polsek Candi membekali para siswa mengenai pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan sejak dini. Selain itu, para pelajar juga mendapatkan edukasi tentang tertib berlalu lintas, bahaya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, pencegahan bullying, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Kanit Samapta Polsek Candi, Ipda Aris Nanang Kurniawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri membentuk karakter generasi muda agar menjadi pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan taat hukum.
“Melalui kegiatan MPLS ini kami ingin menanamkan kesadaran kepada para siswa agar menjauhi kenakalan remaja, tidak terlibat penyalahgunaan narkoba, menghentikan segala bentuk bullying, serta mampu menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Hal itu terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi tanya jawab bersama narasumber yang membahas berbagai persoalan yang kerap dihadapi remaja, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Ipda Aris Nanang Kurniawan berharap edukasi sejak awal masa sekolah dapat membentuk karakter positif para pelajar sehingga mampu menjaga etika dalam pergaulan, menghormati sesama, serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran hukum.
“Kami berharap para siswa dapat menjadi pelopor disiplin di lingkungan sekolah, saling menghargai sesama teman, serta memahami bahwa kepatuhan terhadap aturan merupakan bekal penting untuk masa depan mereka,” tuturnya. (isa/but)






