Blitar (beritajatim.com) – Jalan Berlubang di Sepanjang Jalan Desa Selopuro hingga Desa Jatitengah Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar terus memakan Korban. Bahkan, selama 2 hari berturut-turut di jalan tersebut terjadi kecelakaan yang menyebabkan para pengendara terluka.
“Iya mas benar jadi hari Sabtu dan Minggu itu terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang,” kata Briptu Syukur Triyono, Bhabinkamtibmas Jatitengah, Senin (7/11/2022).
Menurut Bhabinkamtibmas Jatitengah, Syukur Triyono, memang sepanjang jalan Desa Selopuro hingga Jatitengah sering terjadi kecelakaan tunggal akibat jalan berlubang. Bahkan yang terakhir hari Sabtu lalu ada 3 pemotor yang terjatuh akibat menerjang jalan yang berlubang. “Yang pasti hari Sabtu pagi itu mas, itu ada 3 kendaraan yang terjerembab jalan berlubang dan menyebabkan 4 orang terluka,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”jalan-berlubang”]
Dalam peristiwa itu 4 orang pengendara terluka dan harus menerima perawatan. Peristiwa serupa juga terjadi di Jalan desa Selopuro Kabupaten Blitar. Jalan berlubang yang ada di sepanjang jalan tersebut menyebabkan seorang ibu yang sedang berkendara terjatuh. Akibatnya korban mengalami patah tangan setelah terjatuh di jalan berlubang itu.
“Kalau di desa Selopuro kemarin juga ada mas seorang ibu yang kecelakaan akibat jalan berlubang, bahkan sampai patah tangan,” ungkap Bripka Sony Hertanto, Bhabinkamtibmas Selopuro.
Menurut Kapolsek Selopuro, AKP Listyo Nugroho memang banyak terjadi jalan berlubang di sepanjang jalan raya Selopuro Kabupaten Blitar. Lebar lubang jalan sendiri bervariasi mulai dari kecil hingga berukuran hampir setengah meter.
Kondisi itu pun sangat membahayakan bagi pengendara jalan terutama pemotor. AKP Listyo Nugroho menambahkan jika terjadi hujan lubang jalan tersebut akan menjadi kubangan air yang bisa menimbulkan Kecelakaan. “Memang banyak lubang di jalan raya Selopuro dan bila hujan tiba maka akan menjadi lubang yang bisa membuat kecelakaan,” ujar AKP Listyo Nugroho.
Pihak kepolisian sendiri sebetulnya telah berkoordinasi dengan pihak PUPR terkait kerusakan jalan yang sering menimbulkan Kecelakaan. Pihak PUPR sendiri telah menyampaikan bahwa jalan tersebut akan segera dilakukan penambalan dan perbaikan jalan, sehingga tidak lagi terjadi kecelakaan serupa.(owi/kun)






