Tag: KPK,bupati bangkalan,R Abdul Latif Amin Imron,suap,lelang jabatan,kepala dinas bangkalan,koper,berkas
Bangkalan (beritajatim.com) – Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) tidak muncul di publik sejak Senin (31/10/2022) kemarin. Bahkan, beberapa agenda pemerintahan tampak tidak dihadiri oleh orang nomer satu di Bangkalan tersebut.
Pantauan di lapangan, beberapa agenda Bupati diwakili langsung oleh Wakil Bupati Bangkalan, Mohni. Sedangkan Ra Latif terakhir kali terlihat di publik yakni pada hari minggu 30 Oktober lalu.
Sementara itu, dari postingan akun instagram @Ayukhoirunita milik istri Bupati Bangkalan, tampak sosok pria mirip Bupati Ra Latif sedang melaksanakan solat diduga berada di rumah pribadinya terposting di status instagramnya.
Hingga kini belum diketahui secara pasti di mana Ra Latif berada sejak penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.
Salah satu pejabat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, Ra Latif masih melakukan kegiatan dan agenda kedinasan seperti biasa. “Pak Bupati ada, kemarin juga masih di pendopo,” ujarnya.
Diketahui, selain Ra Latif, KPK juga telah menetapkan lima kepala dinas lain dalam dugaan suap jual beli jabatan di Bangkalan. Kepala dinas tersebut sebelumnya juga telah dipanggil KPK untuk diperiksa.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, selama lima hari tim penyidik KPK melakukan pengeledahan di Bangkalan, dengan jumlah titik lokasi sebanyak 20 tempat. Beberapa dokumen dan barang bukti disita oleh KPK.[sar/kun]






