Surabaya (beritajatim.com) – ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Surabaya meluncurkan Program SustainaBlue untuk menciptakan perubahan berkelanjutan di bidang maritim.
Fokus dari SustainaBlue ini ada pada pengembangan keberlanjutan biru dan ekonomi biru di Asia Tenggara. Untuk melancarkan tujuan program ini, ada lima kebijakan yang bakal diterapkan.
Antara lain mengelola dan mengkoordinasi sumber daya maritim, pembentukan dan pengoperasian pusat ekonomi biru, hingga pengembangan dan pengoperasian blue and green acceleration platform.
“Akan ada banyak sekali aspek yang bisa didalami untuk menjalankan konsep ini,” ujar Project Manager SustainaBlue Aunurohim SSi DEA, Senin (10/4/2024).
Ia mengatakan, program ambisius ini dibiayai oleh Erasmus Plus hingga EUR 797.838. Dana ini nantinya dibagi lagi untuk empat universitas, dan untuk ITS mendapatkan gelontoran dana sebesar EUR 92.150.
“SustainaBlue ini diusung empat universitas yang ada di Indonesia dan Malaysia, yakni ITS, Universitas Indonesia (UI), University Malaysia Terengganu (UMT), dan Universitas Sains Malaysia (USM),” kata Aunurohim.
Nantinya, lanjut dia, ITS akan menggunakan dana tersebut untuk memajukan keberlanjutan maritim selama 36 bulan ke depan. Program keberlanjutan ini dimulai sejak tanggal 1 Desember 2023 hingga 30 November 2026 mendatang.
“Program ini nantinya akan berdampak dalam memberikan manfaat besar bagi masyarakat maupun ekosistem laut,” lanjut dosen Departemen Biologi ITS tersebut.
Ia melihat, dengan diterapkannya langkah keberlanjutan ini, kesejahteraan maritim di Asia Tenggara dapat tercapai melalui partisipasi keempat universitas tersebut dalam program SustainaBlue dengan baik.
“SustainaBlue nantinya akan menyiapkan suatu ekosistem hingga sumber daya yang akhirnya akan terwujud sebuah sustainable blue dengan baik,” tutur Aunurohim.
Sebagai informasi, selain keempat universitas tersebut ada pula partner lain yang turut tergabung untuk menyukseskan program ini, di antaranya dari negara Yunani dan Siprus.
Dalam pengoperasian pusat ekonomi biru, Departemen Biologi ITS juga akan berkolaborasi dengan industri maritim, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya. [ipl/ian]






